Rabu, 9 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

7-10 Oktober 2026, Pameran Kesehatan Terbesar di Asia Tenggara Hadirkan Inovasi Berbasis AI

Hospital Expo 2026 di BSD City akan menampilkan lebih dari 600 peserta dengan teknologi kesehatan canggih berbasis kecerdasan buatan, termasuk alat bedah robotik dan deteksi risiko penyakit melalui analisis retina.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Selasa, 8 September 2026, 11.27 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
7-10 Oktober 2026, Pameran Kesehatan Terbesar di Asia Tenggara Hadirkan Inovasi Berbasis AI
Foto: CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Pameran Indonesia International Hospital Expo ke-38 yang akan digelar pada 7 hingga 10 Oktober 2026 di Indonesia Convention Exhibition (ICE), BSD City, Tangerang, menyiapkan rangkaian inovasi terbaru dalam sektor kesehatan. Dengan tema utama “Rumah Sakit Tumbuh dan Tangguh di Era Kecerdasan Artifisial”, acara ini menjadi wadah utama bagi para pelaku industri kesehatan untuk memamerkan alat medis berbasis teknologi canggih, termasuk solusi berbasis kecerdasan buatan (AI) yang mendukung diagnosis dan perawatan presisi.

Tiga perangkat utama berbasis AI yang akan dipamerkan antara lain Dental Chair with AI yang dapat dikendalikan melalui perintah suara, sistem penilaian risiko kardiovaskular berbasis oculomics melalui analisis foto retina tanpa radiasi, serta sistem bedah robotik genggam untuk operasi penggantian sendi lutut. Ketiga teknologi ini dirancang untuk mempercepat proses klinis, mengurangi invasi, dan meningkatkan akurasi prosedur medis secara signifikan.

Pameran yang telah berlangsung selama 38 tahun ini berhasil menjadi yang terbesar di Asia Tenggara, menarik lebih dari 600 perusahaan dan institusi dari berbagai negara. Sebanyak 66 persen peserta berasal dari pelaku industri lokal, sementara sisanya berasal dari Tiongkok, Korea Selatan, Taiwan, Kanada, Malaysia, India, Thailand, dan Pakistan. Luas area pameran mencapai 36.910 meter persegi, tersebar di Hall 5 hingga 10, menampilkan beragam peralatan mulai dari anestesi, radiologi, bedah, hingga sistem informasi rumah sakit dan infrastruktur pendukung.

Kegiatan yang mendukung pameran juga meliputi berbagai talkshow gratis, seperti bedah buku tentang keselamatan pasien oleh dr. Nico A. Lumenta, diskusi tentang seni melukis dengan robotik oleh dokter bedah sekaligus seniman dr. Andre Setiawan Suryadi, serta peluncuran buku “Sehat itu Murah” oleh dr. Handrawan Nadesul. Selain itu, pengunjung dapat mengikuti pemeriksaan gratis seperti tekanan darah, gula darah, kolesterol, hingga donor darah yang diselenggarakan oleh PMI Banten.

Pihak penyelenggara memperkirakan jumlah kunjungan mencapai lebih dari 15.000 orang per hari, berasal dari berbagai kalangan profesional di bidang kesehatan, manajemen rumah sakit, tenaga kesehatan, dan masyarakat umum. Acara ini juga menjadi momentum strategis bagi industri alat kesehatan untuk memperluas jaringan kemitraan, memperkenalkan produk terbaru, serta menyebarkan edukasi langsung dari para ahli. Pendaftaran pengunjung dapat dilakukan secara daring melalui tautan resmi sebelum membeli tiket masuk seharga Rp10 ribu.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya