RAJA Perkuat Posisi di Rantai Nilai LNG Lewat Akuisisi Saham PT LNG
PT Rukun Raharja Tbk menyelesaikan akuisisi 5% saham PT Layar Nusantara Gas melalui anak usahanya, memperkuat eksposur di infrastruktur midstream dan likuefaksi gas.
Redaksi iNarasikita·Selasa, 8 September 2026, 19.30 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Kendari, ıNarasikita - PT Rukun Raharja Tbk (RAJA) secara resmi menyelesaikan akuisisi kepemilikan saham sebesar 5% di PT Layar Nusantara Gas (PT LNG) melalui entitas anak, PT Raharja Gas Kasuri, yang dimiliki hampir seluruhnya oleh perseroan. Penandatanganan Akta Jual Beli Saham dilakukan pada 4 September 2026 di hadapan notaris, setelah seluruh syarat dalam Perjanjian Jual Beli Saham (SSPA) terpenuhi. Transaksi ini menjadi bagian dari strategi ekspansi jangka panjang RAJA Group dalam sektor energi, khususnya dalam pengembangan infrastruktur gas alam cair (LNG).
PT LNG merupakan pengembang utama infrastruktur midstream dan downstream di Indonesia, termasuk fasilitas Floating Liquefied Natural Gas (FLNG) pertama di negara ini. Fasilitas tersebut menjadi salah satu offtaker gas bumi hasil produksi dari Blok Kasuri di Papua Barat, berdasarkan Kontrak Bagi Hasil Kasuri (Kasuri PSC). Kepemilikan saham RAJA di PT LNG tidak hanya memperluas jangkauan bisnis ke rantai nilai LNG, tetapi juga memperkokoh kemitraan strategis dengan Genting Berhad Group dalam pengembangan dan operasional FLNG.
Proyek FLNG di Blok Kasuri telah mendapatkan persetujuan dari pemerintah melalui Rencana Pengembangan Lapangan I (POD I), yang menjamin pasokan gas sebesar 230 juta kaki kubik per hari (mmscfd) selama 18 tahun untuk fasilitas berkapasitas 1,2 juta ton per tahun. Selain itu, sekitar 102 mmscfd dialokasikan untuk kebutuhan pasar domestik. Dengan akuisisi ini, RAJA Group mendapatkan akses langsung pada segmen likuefaksi dan pengolahan gas, yang melengkapi portofolio bisnisnya di perdagangan, transportasi, dan infrastruktur energi.
Direktur Utama RAJA, Djauhar Maulidi, menyatakan bahwa penyelesaian transaksi ini menjadi tonggak penting dalam kemitraan strategis dengan Genting Berhad Group. Ia menegaskan bahwa investasi ini menjadi fondasi bagi kolaborasi jangka panjang dalam membangun ekosistem LNG nasional. Meski secara finansial belum berdampak signifikan terhadap kinerja perseroan, akuisisi ini memberikan posisi strategis yang kuat bagi RAJA untuk berperan lebih dalam proyek strategis nasional dan mendukung kebijakan ketahanan energi.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Chery AiMoga Ekspor 2.000 Robot ke Lebih dari 60 Negara
Perusahaan robotika AiMoga, kolaborator strategis Chery, telah mengirim lebih dari 2.000 unit robot ke lebih dari 60 negara secara kumulatif, dengan fokus ekspansi di Asia Tenggara, Timur Tengah, Eropa, Afrika, dan Amerika Latin.
8 September 2026

Dampak Ekonomi Gangguan Penerbangan Akibat Abu Vulkanik Bisa Capai Rp100 Miliar
Gangguan penerbangan akibat sebaran abu vulkanik berpotensi menimbulkan kerugian ekonomi hingga Rp100 miliar jika berlangsung lebih dari lima hari tanpa respons cepat dari semua pihak terkait.
8 September 2026

Implementasi E20 Tahun 2028, Pemerintah Percepat Investasi Pabrik Etanol
Pemerintah menargetkan pencampuran etanol 20% dalam bensin (E20) mulai berlaku di seluruh Indonesia pada 2028, didukung percepatan pembangunan pabrik dan kebijakan tanpa cukai untuk bioetanol.
8 September 2026

Anggaran Cost Recovery Naik, Produksi Migas Turun: Mekeng Minta Transparansi
Ketua Komisi XII DPR mempertanyakan kenaikan cost recovery yang tak sejalan dengan penurunan produksi migas nasional, menekankan perlunya transparansi dan akuntabilitas atas penggunaan uang negara.
8 September 2026
Berita Lainnya

Wiper Tak Boleh Dinyalakan Saat Kaca Tertutup Abu Vulkanik
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Perselisihan Antrean SPKLU Berujung Kekerasan Fisik
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Xiaomi Perkenalkan SUV Skynomad dengan Teknologi EREV di China
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Startup AS Siap Kirim Wahana ke Alpha Centauri dengan Modal Rp265 Miliar
Selasa, 8 September 2026, 22.37 WITA

Purbaya Perkenalkan Skema Pinjaman Infrastruktur Berbasis DBH
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA

Cukai Bioetanol Dihapus, Ekspektasi Bensin Hijau Capai E20 2028
Selasa, 8 September 2026, 22.35 WITA

Potensi Ekonomi Syariah Capai Rp 343 Triliun
Selasa, 8 September 2026, 22.35 WITA

Pemerintah Percepat Penyaluran B50, Targetkan 16,8 Juta KL di 2026
Selasa, 8 September 2026, 22.35 WITA


