SMGR Perkuat Ekspansi Pasar Lewat Proyek Strategis dan Reformasi Bisnis
Laba bersih Semen Indonesia tumbuh 445% pada semester pertama 2026, didorong proyek pemerintah, penataan anak usaha, dan pemulihan merek Kujang.
Redaksi iNarasikita·Selasa, 8 September 2026, 22.33 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Kendari, ıNarasikita - PT Semen Indonesia (Persero) Tbk mencatatkan lonjakan kinerja signifikan pada semester I 2026, dengan laba bersih naik 445,9% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, mencapai Rp207 miliar. Laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk juga melonjak 471% menjadi Rp228 miliar. Pertumbuhan ini didorong oleh kenaikan volume penjualan sebesar 5,6% secara tahunan, mencapai 18,28 juta ton, dengan kontribusi utama berasal dari pasar domestik yang tumbuh 9,7% menjadi 14,18 juta ton.
Peningkatan kinerja tersebut dipicu oleh keterlibatan aktif dalam proyek strategis pemerintah, termasuk program 3 juta rumah, pembangunan Sekolah Rakyat, Koperasi Desa Merah Putih, Kampung Nelayan Merah Putih, serta infrastruktur nasional dan daerah. Proyek raksasa seperti Giant Sea Wall yang akan segera dimulai juga diharapkan menjadi pendorong permintaan semen di tahun-tahun mendatang.
Untuk mendukung pertumbuhan jangka panjang, perusahaan tengah melakukan restrukturisasi bisnis melalui konsolidasi dan merger anak usaha. Langkah ini bertujuan menciptakan struktur keuangan yang lebih sehat, meningkatkan efisiensi operasional, serta memperkuat penetrasi di sektor bahan bangunan. Penguatan tata kelola dan sumber daya manusia menjadi fondasi utama dari transformasi ini.
Sebagai bagian dari strategi penguatan pasar, Semen Indonesia kembali memperkuat merek lokal Semen Kujang, yang merupakan merek pertama di Jawa Barat. Merek ini kini menjadi official cement partner klub sepak bola PERSIB Bandung, memperluas jangkauan pasar ritel di wilayah tersebut. Kolaborasi ini menunjukkan komitmen perusahaan dalam membangun kehadiran merek yang kuat dan relevan di tingkat lokal.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Purbaya Perkenalkan Skema Pinjaman Infrastruktur Berbasis DBH
Pemerintah pusat siapkan skema pinjaman infrastruktur melalui PT SMI, dengan pembayaran dilakukan dari dana bagi hasil yang diterima daerah.
8 September 2026

Jepang Dorong Investasi di Kawasan Rebana, Fokus pada Ekonomi Hijau dan Infrastruktur
Pemerintah bersama JICA gelar seminar untuk memperkuat kemitraan publik-swasta dan menarik investasi di Kawasan Rebana, Jawa Barat, dengan fokus pada industri hijau dan pengembangan infrastruktur strategis.
8 September 2026

Lelang Aset Cuci Uang Rp42 Triliun, Perhiasan dan Tas Mewah Dibuka ke Publik
Ratusan barang mewah hasil sitaan kasus pencucian uang senilai Rp42 triliun di Singapura dilelang secara daring, dengan target pendapatan Rp40,4–54,3 miliar.
8 September 2026

PTBA Perkuat Logistik dengan Dana Rp3,56 Triliun dari Himbara
PTBA mengamankan pendanaan Rp3,56 triliun dari bank milik negara untuk percepatan infrastruktur tambang dan peningkatan kapasitas logistik batu bara.
7 September 2026
Berita Lainnya

Wiper Tak Boleh Dinyalakan Saat Kaca Tertutup Abu Vulkanik
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Perselisihan Antrean SPKLU Berujung Kekerasan Fisik
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Chery AiMoga Ekspor 2.000 Robot ke Lebih dari 60 Negara
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Xiaomi Perkenalkan SUV Skynomad dengan Teknologi EREV di China
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Startup AS Siap Kirim Wahana ke Alpha Centauri dengan Modal Rp265 Miliar
Selasa, 8 September 2026, 22.37 WITA

Dampak Ekonomi Gangguan Penerbangan Akibat Abu Vulkanik Bisa Capai Rp100 Miliar
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA

Implementasi E20 Tahun 2028, Pemerintah Percepat Investasi Pabrik Etanol
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA

Anggaran Cost Recovery Naik, Produksi Migas Turun: Mekeng Minta Transparansi
Selasa, 8 September 2026, 22.35 WITA


