Rabu, 9 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

BRI Siap Wujudkan Rekening untuk Seluruh Warga

BRI menegaskan kesiapan mendukung arahan Presiden agar setiap warga Indonesia memiliki rekening perbankan, sejalan dengan upaya memperluas inklusi dan literasi keuangan nasional.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Selasa, 8 September 2026, 19.29 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
BRI Siap Wujudkan Rekening untuk Seluruh Warga
Foto: CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - BRI menyatakan komitmen penuh mendukung arahan Presiden Republik Indonesia dalam mendorong setiap warga negara memiliki rekening perbankan. Langkah ini dinilai sebagai langkah strategis untuk memperkuat ekosistem keuangan formal dan mendorong transformasi ekonomi yang lebih inklusif. Direktur Utama BRI, Hery Gunardi, menegaskan bahwa tujuan utamanya bukan hanya membuka rekening, tetapi memastikan masyarakat mampu memanfaatkan layanan keuangan secara aktif dan berkelanjutan.

Peningkatan akses ke layanan perbankan harus diiringi dengan edukasi yang menyeluruh, terutama dalam hal literasi keuangan. Dengan pemahaman yang baik, masyarakat dapat lebih percaya diri dalam bertransaksi digital, menabung, serta memanfaatkan berbagai produk keuangan sesuai kebutuhan. Hal ini menjadi fondasi penting agar rekening bukan sekadar simpanan, melainkan pintu masuk ke aktivitas ekonomi yang lebih luas dan berkelanjutan.

Kapasitas BRI dalam menjangkau masyarakat terpencil telah terbukti melalui jaringan yang luas, mencakup 7.377 kantor, lebih dari 637 ribu e-channel, serta 1,13 juta agen BRILink yang tersebar di lebih dari 60 ribu desa. Hingga akhir kuartal II 2026, jumlah nasabah individu BRI telah mencapai 131 juta, dengan 49,7 juta pengguna aktif aplikasi BRImo. Infrastruktur ini menjadi modal utama untuk mewujudkan inklusi keuangan secara nasional.

Kolaborasi dengan sistem pembayaran nasional seperti QRIS menjadi kunci integrasi ekosistem digital. Dengan memadukan data Dukcapil dan sistem Bank Indonesia, proses pembukaan rekening dapat dilakukan secara efisien dan akurat. Hal ini sejalan dengan arahan Menko Perekonomian yang menekankan pentingnya sinergi antara lembaga negara dan institusi keuangan untuk mewujudkan kemandirian keuangan rakyat.

Pencapaian ini tidak hanya menguntungkan individu, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan. Pelaku usaha mikro dan UMKM yang terhubung ke sistem perbankan dapat membangun rekam jejak transaksi yang kuat, membuka akses lebih luas terhadap pembiayaan dan layanan keuangan lainnya. Dengan demikian, rekening bukan sekadar alat simpan, tetapi sebagai fondasi digital untuk kesejahteraan ekonomi yang berkelanjutan.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya