Rabu, 9 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

BSN Dorong Ekosistem Digital Lewat Serbu Ekosistem

Bank BSN mencatat transaksi digital mencapai Rp6,57 triliun hingga Agustus 2026, seiring upaya memperluas kemitraan dengan merchant di kota-kota strategis.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Selasa, 8 September 2026, 19.31 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
BSN Dorong Ekosistem Digital Lewat Serbu Ekosistem
Foto: CNBC Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Hingga akhir Agustus 2026, layanan mobile banking Bale Syariah by BSN mencatat volume transaksi sebesar Rp6,57 triliun, menandai pertumbuhan signifikan dalam pemanfaatan layanan keuangan digital. Jumlah pengguna aktif mencapai 238.897 orang dengan total transaksi sebanyak 3,29 juta kali, menunjukkan kenaikan aktivitas yang konsisten dari waktu ke waktu. Capaian ini menjadi fondasi strategis bagi Bank BSN dalam memperkuat ekosistem pembayaran digital di berbagai wilayah.

Sejalan dengan itu, infrastruktur pembayaran QRIS BSN telah terintegrasi dengan 2.102 merchant, menghasilkan 2,07 juta transaksi dan nilai mencapai Rp552,1 miliar. Pendekatan ini menunjukkan komitmen BSN untuk memperluas jangkauan layanan ke sektor usaha kecil hingga menengah, terutama di kalangan pelaku ritel dan UMKM. Dengan memanfaatkan teknologi pembayaran digital, BSN berupaya mempercepat transformasi sistem transaksi yang sebelumnya masih dominan secara tunai.

Direktur Utama Bank BSN, Alex Sofjan Noor, menegaskan bahwa setiap inovasi produk harus berawal dari kebutuhan nyata pelaku usaha. Program Serbu Ekosistem yang diluncurkan di Jakarta menjadi langkah konkret dalam mewujudkan visi tersebut. Melalui pendekatan #ThinkCustomer, setiap keputusan bisnis di BSN didasarkan pada pertanyaan: apakah layanan ini benar-benar memudahkan nasabah dalam aktivitas harian mereka.

Program ini menyediakan berbagai solusi terintegrasi, mulai dari QRIS dan mesin EDC, pengelolaan arus kas melalui layanan cash management, hingga akses pembiayaan bagi mitra bisnis. Roadshow akan dilanjutkan ke Banda Aceh, Bandung, dan Surabaya, menunjukkan komitmen BSN dalam membawa layanan ke depan para pelaku usaha di berbagai kota besar. Pendekatan aktif ini menggantikan model perbankan tradisional yang pasif, dengan hadir langsung dalam dinamika operasional usaha.

Ekosistem BSN kini tidak hanya menjangkau sektor ritel, tetapi juga industri kreatif dan modest fashion, yang menjadi bagian penting dari ekonomi digital. Dengan kemitraan yang lebih dalam, pelaku usaha diharapkan dapat memanfaatkan layanan transaksi, pengelolaan keuangan, hingga pembiayaan secara lebih terpadu. Tujuannya adalah menciptakan sinergi berkelanjutan yang mendorong pertumbuhan usaha dan penguatan ekosistem keuangan digital nasional.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya