Lelang Aset Cuci Uang Rp42 Triliun, Perhiasan dan Tas Mewah Dibuka ke Publik
Ratusan barang mewah hasil sitaan kasus pencucian uang senilai Rp42 triliun di Singapura dilelang secara daring, dengan target pendapatan Rp40,4–54,3 miliar.
Redaksi iNarasikita·Selasa, 8 September 2026, 07.33 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Kendari, ıNarasikita - Sebanyak 624 barang mewah, termasuk perhiasan berlian dan koleksi tas eksklusif, kini dipasarkan melalui lelang daring oleh Hotlotz. Proses lelang dibagi dalam dua sesi terpisah: Luxury Handbags & Accessories dan Fine Jewellery Part One, yang dibuka sejak Senin (7/9/2026). Penawaran terbuka untuk publik global, dengan batas waktu penutupan pada 20 September untuk tas dan 27 September untuk perhiasan.
Barang-barang yang ditawarkan mencakup cincin berlian fancy yellow 15,02 karat yang memiliki harga pembukaan tertinggi, mencapai S$180.000 (sekitar Rp2,51 miliar). Selain itu, gelang berlian Hermes Kelly, cincin dari Cartier, dan Graff juga dibuka dengan harga awal antara S$30.000 hingga S$80.000 (Rp417,6 juta hingga Rp1,11 miliar). Koleksi tas mini Chanel edisi spesial "Success Story" dan Louis Vuitton x Yayoi Kusama Pumpkin Bag, masing-masing dipasarkan dengan harga S$10.000 (Rp139,2 juta).
Proses lelang dilengkapi mekanisme perpanjangan waktu otomatis jika ada penawaran dalam lima menit terakhir sebelum penutupan. Sistem ini dirancang untuk memastikan transparansi dan kompetisi yang adil. Pembeli dari luar Singapura dapat menikmati pembebasan pajak barang dan jasa (GST), meskipun biaya premium pembeli sebesar 20% tetap berlaku atas harga penawaran terakhir.
Semua aset sebelumnya disita oleh kepolisian Singapura dan diserahkan kepada Deloitte untuk proses likuidasi sejak Agustus tahun lalu. Hasil penjualan akan disetorkan ke Consolidated Fund, rekening utama negara yang digunakan untuk pendapatan dan belanja pemerintah. Kasus ini merupakan salah satu yang terbesar dalam sejarah Singapura dalam penanganan pencucian uang, dengan nilai mencapai S$3 miliar (sekitar Rp42 triliun).
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Purbaya Perkenalkan Skema Pinjaman Infrastruktur Berbasis DBH
Pemerintah pusat siapkan skema pinjaman infrastruktur melalui PT SMI, dengan pembayaran dilakukan dari dana bagi hasil yang diterima daerah.
8 September 2026

SMGR Perkuat Ekspansi Pasar Lewat Proyek Strategis dan Reformasi Bisnis
Laba bersih Semen Indonesia tumbuh 445% pada semester pertama 2026, didorong proyek pemerintah, penataan anak usaha, dan pemulihan merek Kujang.
8 September 2026

Jepang Dorong Investasi di Kawasan Rebana, Fokus pada Ekonomi Hijau dan Infrastruktur
Pemerintah bersama JICA gelar seminar untuk memperkuat kemitraan publik-swasta dan menarik investasi di Kawasan Rebana, Jawa Barat, dengan fokus pada industri hijau dan pengembangan infrastruktur strategis.
8 September 2026

PTBA Perkuat Logistik dengan Dana Rp3,56 Triliun dari Himbara
PTBA mengamankan pendanaan Rp3,56 triliun dari bank milik negara untuk percepatan infrastruktur tambang dan peningkatan kapasitas logistik batu bara.
7 September 2026
Berita Lainnya

Wiper Tak Boleh Dinyalakan Saat Kaca Tertutup Abu Vulkanik
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Perselisihan Antrean SPKLU Berujung Kekerasan Fisik
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Chery AiMoga Ekspor 2.000 Robot ke Lebih dari 60 Negara
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Xiaomi Perkenalkan SUV Skynomad dengan Teknologi EREV di China
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Startup AS Siap Kirim Wahana ke Alpha Centauri dengan Modal Rp265 Miliar
Selasa, 8 September 2026, 22.37 WITA

Dampak Ekonomi Gangguan Penerbangan Akibat Abu Vulkanik Bisa Capai Rp100 Miliar
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA

Implementasi E20 Tahun 2028, Pemerintah Percepat Investasi Pabrik Etanol
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA

Anggaran Cost Recovery Naik, Produksi Migas Turun: Mekeng Minta Transparansi
Selasa, 8 September 2026, 22.35 WITA


