IHSG Anjlok 11,57% ke Level 5.185 Pasca-Pengumuman MSCI
Indeks saham domestik merosot tajam ke 5.185 setelah pengumuman revisi klasifikasi MSCI, disertai tekanan dari transaksi besar dan dominasi saham turun.
Redaksi iNarasikita·Minggu, 18 Oktober 2026, 09.29 WITA·👁 2 orang membaca· 0 hari ini · 44x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan hari Jumat (16/10) di posisi 5.185, merosot 678,67 poin atau 11,57 persen dibanding penutupan sebelumnya. Penurunan tajam ini terjadi seiring pengumuman resmi dari MSCI yang memengaruhi klasifikasi pasar saham Indonesia, memicu aksi jual besar-besaran di seluruh segmen pasar. Volume perdagangan mencapai 68,56 miliar saham dengan nilai transaksi mencapai Rp31,92 triliun, menunjukkan tingginya aktivitas spekulatif dan reaksi investor terhadap perubahan kebijakan global.
Dari 795 saham yang diperdagangkan, hanya 10 yang mampu mencatatkan kenaikan, sementara 775 saham mengalami penurunan, dan 10 lainnya stagnan. Seluruh sektor mengalami tekanan, dengan sektor barang baku menjadi yang paling terdampak, turun hingga 13,26 persen. Penurunan ini mencerminkan kekhawatiran terhadap likuiditas dan prospek aliran modal asing ke pasar Indonesia dalam jangka pendek.
Di tingkat regional, pasar saham Asia menunjukkan performa beragam. Bursa Hong Kong melalui Hang Seng Composite menguat 0,52 persen, Singapura (Straits Times) naik 0,26 persen, Shanghai Composite melonjak 0,24 persen, dan Nikkei 225 di Jepang melompat 1,39 persen. Sementara itu, pasar Eropa bergerak bervariasi, dengan DAX Jerman menguat 1,06 persen, sedangkan FTSE 100 Inggris melemah tipis 0,03 persen.
Di Amerika Serikat, seluruh indeks utama berada di zona positif. S&P 500 naik 0,33 persen, NASDAQ Composite menguat 0,08 persen, dan Dow Jones menguat 1,08 persen, mencerminkan ketahanan pasar ekuitas global terhadap tekanan dari pasar berkembang. Namun, kinerja IHSG yang melemah tajam menjadi sorotan utama dalam konteks stabilitas pasar keuangan regional.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Lula dan Flavio Bolsonaro Saling Serang di Debat Akhir Pemilu
Debat terakhir sebelum putaran kedua pemilu Brasil memperlihatkan pertarungan sengit antara Lula dan Flavio Bolsonaro, yang saling menyerang secara pribadi dan menyoroti kebijakan masing-masing.
25 Oktober 2026

RI Kurangi Ekspor Gas ke Singapura, Dampaknya Di Bawah 2 Persen
Pengurangan pasokan gas ke Singapura oleh Indonesia mencapai 17 miliar Btu per hari selama 18 hari, berdampak kurang dari 2 persen terhadap kebutuhan harian negara tersebut.
25 Oktober 2026

OpenAI Perkuat Riset Farmasi Lewat Akuisisi Startup AI
OpenAI mengakuisisi Orchestra Bio untuk memperluas penerapan kecerdasan buatan dalam pengembangan obat melalui otomasi proses riset dan koordinasi tim ilmiah.
25 Oktober 2026

Gerindra Ungguli PDIP dan Golkar dalam Elektabilitas Survei IPO
Survei IPO menunjukkan Partai Gerindra memimpin elektabilitas dengan 23,1 persen, diikuti PDIP 11,6 persen dan Golkar 10,7 persen, sementara sebagian besar partai lain berada di bawah 10 persen.
25 Oktober 2026
Berita Lainnya

Transformasi Energi Indonesia Menapaki Jalur Kemandirian
Minggu, 25 Oktober 2026, 09.30 WITA

Penghapusan Insentif Flat Hemat Rp3 Triliun untuk MBG
Minggu, 25 Oktober 2026, 09.29 WITA

Koneksi Starlink Stabil di Kecepatan 400 km/Jam, Ungkap Menteri Pertahanan Ukraina
Minggu, 25 Oktober 2026, 09.08 WITA

Penyintas Serangan Gereja Yordania Ungkap Detik-detik Pelaku Arahkan Pistol
Minggu, 25 Oktober 2026, 09.07 WITA

Richard Lee: Jangan Lawan Iblis dengan Logika
Minggu, 25 Oktober 2026, 09.06 WITA

Houthi Negasi Serangan ke Makkah dan Madinah, Sebut Klaim Saudi Bohong
Minggu, 25 Oktober 2026, 09.06 WITA

Kanye West Tutup Konser GBK dengan Runaway Emosional
Minggu, 25 Oktober 2026, 09.06 WITA

4 Pilot Tewas dalam Tabrakan Pesawat Latih di Filipina
Minggu, 25 Oktober 2026, 09.06 WITA

