IHSG Diproyeksi Melanjutkan Penguatan di Rentang 6.091–6.376
Indeks Harga Saham Gabungan diperkirakan menguat hari ini dengan potensi kenaikan menuju level 6.376, didukung sinyal teknikal dari SMA-20 dan pola gelombang harga.
Redaksi iNarasikita·Rabu, 7 Oktober 2026, 09.00 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan bergerak menguat pada perdagangan Rabu (7/10), dengan potensi menembus area resistensi kunci di level 6.297 hingga 6.376. Analis dari MNC Sekuritas menilai posisi pasar saat ini berada pada gelombang c dari formasi wave (y) dalam struktur teknikal, yang membuka ruang bagi penguatan menuju zona gap 6.227–6.231. Namun, risiko koreksi tetap ada, dengan batas bawah yang mungkin ditembus di kisaran 5.850–5.911.
Dalam skenario alternatif, IHSG juga berpotensi menguji level 6.342–6.430, area yang diperkuat oleh pertemuan moving average 20 dan 60 hari. Rentang pergerakan indeks hari ini diperkirakan berada antara support 6.091 dan 5.973, serta resistance 6.297 dan 6.376. Rekomendasi saham dari analis ini mencakup AMMN, BBRI, INDF, dan INET, yang dinilai memiliki prospek teknikal menarik dalam jangka pendek.
Sementara itu, analis Binaartha Sekuritas menyatakan bahwa pergerakan IHSG semakin mendekati garis SMA-20 harian yang berfungsi sebagai resistance dinamis. Sejak 18 September, indeks sempat melemah menjauhi level tersebut, tetapi kini kembali mendekati dengan kecenderungan rebound. Prediksi terhadap rentang pergerakan indeks hari ini disesuaikan dengan level support 6.120, 6.019, 5.850, dan 5.607, serta resistensi 6.261, 6.423, dan 6.552.
Pada perdagangan Selasa (6/10), IHSG ditutup di level 6.192, menguat 74,06 poin atau 1,21 persen dari penutupan sebelumnya. Volume perdagangan mencapai 48,22 miliar saham dengan nilai transaksi mencapai Rp12,34 triliun. Dari total saham yang diperdagangkan, 489 menguat, 183 terkoreksi, dan 120 stagnan, menunjukkan dominasi sentimen positif di pasar.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Singapura Pertahankan Penyitaan Dana Rp1,9 Triliun Meski Ada Kelalaian Proses
Pengadilan Singapura memutuskan tetap menyita dana hampir S$140 juta milik Bill Darmadi, meski terdapat kelalaian prosedural dan pelanggaran hak untuk didengar oleh pemilik aset.
7 Oktober 2026

Saham Melonjak, Investor Asing Keluarkan Rp238,8 Miliar
IHSG naik 1,36% ke level 6.118,86 dengan dominasi sektor properti dan kenaikan saham unggulan, sementara tiga emiten utama umumkan strategi bisnis dan dividen interim.
7 Oktober 2026

IHSG Menguat di Awal Sesi, Didukung Sentimen Global dan Aktivitas Pasar Dalam Negeri
Indeks Harga Saham Gabungan dibuka menguat 0,33% ke level 6.139, didorong kenaikan saham unggulan dan aktivitas perdagangan yang aktif.
7 Oktober 2026

POOL Lepas 30% Saham Anak Usaha ke Perusahaan Singapura
Perusahaan asal Singapura Cicil Technologies membeli 30% saham Pool Advista Finance dari POOL melalui perjanjian bersyarat, tanpa pengaruh terhadap operasional dan keuangan perusahaan.
7 Oktober 2026
Berita Lainnya

6 Makanan Pendukung Kesehatan Lambung Secara Alami
Rabu, 7 Oktober 2026, 09.08 WITA

BYD Perluas Penjualan Kei Car Racco ke Sri Lanka dan Makau
Rabu, 7 Oktober 2026, 09.08 WITA

STNK Digital Berlaku Sama Seperti Fisik, Siap Digunakan Saat Razia
Rabu, 7 Oktober 2026, 09.08 WITA
Hiu Raksasa Terdampar di Kanal Busan Diamankan Setelah Dua Minggu
Rabu, 7 Oktober 2026, 09.07 WITA

Kematian Peneliti di Siberia Diduga Akibat Infeksi Pes Paru
Rabu, 7 Oktober 2026, 09.07 WITA

Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026 Usai Menang Dramatis atas Thailand
Rabu, 7 Oktober 2026, 09.06 WITA

WhatsApp Uji Coba Fitur Batasi Akses Obrolan
Rabu, 7 Oktober 2026, 09.05 WITA

Modena Perkenalkan Langganan Mesin Cuci Tanpa Beli
Rabu, 7 Oktober 2026, 09.05 WITA

