Sabtu, 24 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

IHSG Diproyeksikan Menguat, Waspadai Koreksi Teknis

Indeks saham diprediksi menguat hari ini dengan potensi uji level 5.328–5.458, namun risiko koreksi ke 5.093–5.191 tetap mengintai.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Rabu, 21 Oktober 2026, 09.02 WITA·👁 1 orang membaca· 0 hari ini · 50x dibuka
IHSG Diproyeksikan Menguat, Waspadai Koreksi Teknis📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan melanjutkan penguatan pada perdagangan Rabu (21/10), menyusul kenaikan signifikan pada sesi sebelumnya. Analis dari MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana, menilai indeks berada dalam gelombang teknikal wave iv dari wave (iii) dari wave [v], yang membuka ruang bagi kenaikan menuju area 5.328 hingga 5.458. Namun, ia menekankan perlunya kewaspadaan terhadap kemungkinan pembalikan arah yang bisa menurunkan indeks ke rentang 5.093–5.191.

Rentang pergerakan IHSG hari ini diproyeksikan berada antara support 4.915 dan 4.754, serta resistance 5.318 hingga 5.563. Herditya merekomendasikan empat saham sebagai pilihan, yaitu AKRA, GOTO, PSAB, dan MDKA, sebagai respons terhadap prospek kenaikan teknikal yang masih terbuka. Di sisi lain, analis Mirae Asset Sekuritas, Nafan Aji Gusta, menyatakan bahwa penguatan indeks hari ini didorong oleh aksi beli dari investor domestik, meskipun arus keluar asing tetap tinggi sebesar Rp2,13 triliun.

Menurut Nafan, kenaikan IHSG yang terjadi meski terjadi jual bersih asing menunjukkan ketahanan pasar domestik, namun belum mencerminkan pemulihan kepercayaan penuh. Ia menekankan bahwa pergerakan saat ini masih berupa rebound teknikal, bukan sinyal fundamental kuat. Oleh karena itu, peningkatan transparansi dan perbaikan tata kelola pasar tetap menjadi kunci utama untuk memperkuat kredibilitas pasar saham.

IHSG ditutup di posisi 5.278 pada Selasa (20/10), menguat 282,27 poin atau 5,65 persen dari penutupan sebelumnya. Transaksi pasar mencapai Rp26,54 triliun dengan volume perdagangan mencapai 56,78 miliar saham. Sebanyak 670 saham menguat, 99 terkoreksi, dan 30 stagnan. Pergerakan ini menunjukkan sentimen positif meski belum stabil secara struktural.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya