Minggu, 4 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

IHSG Melemah 1,02% ke Level 6.009 di Akhir Pelemahan Awal Oktober

Indeks saham domestik turun 61,63 poin atau 1,02% ke posisi 6.009 pada penutupan perdagangan Kamis, didorong tekanan dari sektor teknologi dan koreksi luas di pasar.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Minggu, 4 Oktober 2026, 17.51 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
IHSG Melemah 1,02% ke Level 6.009 di Akhir Pelemahan Awal Oktober📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup sesi perdagangan hari Kamis, 1 Oktober, di level 6.009, melemah 61,63 poin atau setara 1,02% dibandingkan posisi sebelumnya. Penurunan ini mencatatkan awal pekan yang berat bagi pasar modal dalam bulan Oktober, dengan tekanan utama berasal dari koreksi luas di sejumlah sektor strategis. Volume perdagangan mencapai 32,94 miliar saham, disertai nilai transaksi mencapai Rp11,06 triliun, menunjukkan aktivitas pasar yang cukup tinggi meski bergerak dalam arah negatif.

Dari 11 sektor utama, delapan di antaranya berada di zona merah, dengan sektor teknologi menjadi yang paling terpuruk, turun hingga 3,68%. Sementara tiga sektor lainnya mampu mencatatkan kenaikan, di antaranya sektor energi yang menguat 0,53%. Kondisi ini mencerminkan ketidakseimbangan dalam distribusi keuntungan, di mana dominasi kejatuhan menghambat perbaikan indeks secara keseluruhan. Secara keseluruhan, sebanyak 206 saham menguat, 450 saham terkoreksi, dan 134 saham bergerak datar.

Di pasar internasional, kondisi berbeda terlihat. Bursa saham Asia mayoritas menguat, dengan indeks Nikkei 225 di Jepang melonjak 3,30%, Hang Seng Composite di Hong Kong naik 0,37%, serta Shanghai Composite di China menguat 0,31%. Namun, indeks Straits Times di Singapura justru melemah 0,10%. Di Eropa, pasar terpantau bergerak merah, dengan indeks DAX Jerman turun 0,96% dan FTSE 100 Inggris merosot 1,53%. Sementara di Amerika, indeks Dow Jones dan S&P 500 mengalami penurunan masing-masing 0,86% dan 0,25%, meskipun NASDAQ Composite berhasil menguat 0,24%.

Kondisi pasar global yang tidak seragam mencerminkan perbedaan respons terhadap sentimen ekonomi dan kebijakan moneter di berbagai wilayah. Di tengah tekanan dari pasar luar, IHSG tetap menunjukkan kecenderungan melemah, menandakan ketidakpastian yang masih menghantui investor domestik. Namun, pergerakan ini tidak menutup kemungkinan rebound jika ada sentimen positif baru, terutama dari kebijakan dalam negeri atau kinerja emiten yang membaik.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya