Trump Bentuk Lembaga Khusus AI di Gedung Putih
Presiden AS Donald Trump menunjuk Jay Clayton sebagai pemimpin lembaga baru fokus pada kecerdasan buatan, dengan tugas utama menilai risiko dan peluang teknologi dalam 120 hari.
Redaksi iNarasikita·Minggu, 4 Oktober 2026, 15.26 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Presiden Amerika Serikat Donald Trump telah meluncurkan struktur pemerintahan baru untuk mengawasi perkembangan kecerdasan buatan (AI) dengan menunjuk Jay Clayton, Direktur Intelijen Nasional, sebagai koordinator utama. Penunjukan ini dilakukan untuk memastikan negara tetap unggul dalam inovasi AI sambil menjaga keamanan nasional dan kepentingan publik. Clayton akan memimpin sebuah unit khusus yang diberi nama "Pasukan Super Intelijen", yang dimaksudkan untuk mengidentifikasi ancaman dan peluang strategis dari kemajuan teknologi dalam waktu singkat.
Lembaga tersebut akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap mekanisme pelaporan pemerintah terhadap insiden terkait keamanan digital, peretasan, dan pelanggaran sistem yang melibatkan AI. Hasil analisis akan digunakan untuk merekomendasikan perbaikan dalam respons federal, berdasarkan wewenang yang telah ada. Tujuan utama adalah memperkuat ketahanan sistem pemerintah terhadap ancaman teknologi yang mungkin muncul dalam dekade mendatang.
Keprihatinan terhadap potensi risiko AI, termasuk ancaman terhadap keamanan manusia, telah muncul dari berbagai kalangan ilmuwan dan anggota parlemen dari kedua belah pihak politik. Meski begitu, Trump tetap mempertahankan pendekatan minim regulasi terhadap AI, menilai aturan berlebihan dapat menghambat inovasi dan melemahkan posisi AS dalam persaingan global, terutama melawan China. Pernyataan Trump pada 29 September menegaskan sikap tidak ingin berkoordinasi dengan Presiden Tiongkok Xi Jinping dalam pengaturan teknologi AI.
Struktur keanggotaan lembaga ini mencakup tokoh-tokoh kunci dari pemerintahan, termasuk Wakil Presiden JD Vance, Menteri Pertahanan Pete Hegseth, Menteri Keuangan Scott Bessent, dan Kepala Staf Gedung Putih Susie Wiles. Di tingkat pendukung eksternal, terdapat nama-nama seperti investor David Sacks dan mantan Menteri Luar Negeri Condoleezza Rice. Penunjukan Clayton merupakan langkah kedua dalam strategi Trump untuk mengintegrasikan pengawasan AI di seluruh jajaran pemerintahan.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Gubernur DKI Usulkan 4 Ranperda Penguatan BUMD dan Dana Cadangan
Empat rancangan peraturan daerah diserahkan Gubernur DKI untuk penguatan BUMD dan pembentukan dana cadangan senilai Rp5,6 triliun guna mendukung pembangunan infrastruktur dan layanan publik jangka panjang.
4 Oktober 2026

Korea Selatan Tutup Industri Daging Anjing Mulai 2027
Pemerintah Korea Selatan resmi menghentikan secara bertahap industri daging anjing mulai Februari 2027, menyusul penutupan 82% peternakan sejak 2024, dengan ribuan anjing diselamatkan dan dikirim ke luar negeri.
4 Oktober 2026

Inggris Pertimbangkan Kembali Keanggotaan Uni Eropa
Pemerintah Inggris mulai membuka ruang diskusi tentang kemungkinan kembali bergabung dengan Uni Eropa, meski belum menjadi kebijakan prioritas.
4 Oktober 2026

Aksi Massal Desak Ketua KPU India Mundur Akibat Revisi Daftar Pemilih
Ratusan aktivis dan mahasiswa di Mumbai serta New Delhi menggelar demonstrasi menuntut pengunduran diri Ketua KPU India, Gyanesh Kumar, atas revisi daftar pemilih yang dianggap merugikan keadilan demokrasi.
4 Oktober 2026
Berita Lainnya

Dua Pria Ditangkap di Toilet Stasiun Manggarai
Minggu, 4 Oktober 2026, 15.50 WITA

APBN 2027 Disepakati, Fokus pada Kesejahteraan dan Disiplin Fiskal
Minggu, 4 Oktober 2026, 15.49 WITA

Lima Personel Gegana Sultra Gabung Misi Perdamaian PBB di Afrika Tengah
Minggu, 4 Oktober 2026, 15.49 WITA

Mutasi PJU Polri Dicermati sebagai Langkah Penguatan Profesionalisme
Minggu, 4 Oktober 2026, 15.49 WITA

Indonesia Finish ke-16 di Klasemen Medali Asian Games 2026
Minggu, 4 Oktober 2026, 15.48 WITA

India Tuntut Pakistan Selidiki Penyeberangan Ilegal
Minggu, 4 Oktober 2026, 15.47 WITA

Indonesia Raih Lima Emas di Asian Games 2026 Aichi-Nagoya
Minggu, 4 Oktober 2026, 15.47 WITA

Teknologi Pengereman ABS Jadi Kunci Turunkan Kematian Lalu Lintas
Minggu, 4 Oktober 2026, 15.46 WITA

