Adhi Karya Lepas Saham Jalan Tol dan Air Bersih, Raup Rp1,9 T
Adhi Karya menandatangani perjanjian jual beli saham bersyarat untuk dua aset strategis, menghasilkan dana Rp1,9 triliun sebelum pajak dan biaya.
Redaksi iNarasikita·Minggu, 4 Oktober 2026, 12.15 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - PT Adhi Karya (Persero) Tbk. resmi memulai proses penjualan dua aset strategis melalui penandatanganan perjanjian jual beli saham bersyarat (CSPA) pada 30 September 2026. Transaksi ini melibatkan PT Dumai Tirta Persada (DTP), perusahaan penyedia air bersih di Riau, dan PT Jasamarga Jogja Solo (JMJ), operator jalan tol ruas Solo–Yogyakarta. Dalam kesepakatan pertama, Adhi Karya melepas 51% saham DTP kepada PT Futura Energi Global Tbk. (FUTR) dengan nilai transaksi Rp141 miliar.
Pada transaksi kedua, Adhi Karya menyerahkan 47,18% saham JMJ kepada PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) (SMI) dengan harga pembelian sebesar Rp1,76 triliun. Kedua transaksi tidak dikategorikan sebagai afiliasi sesuai peraturan OJK dan hanya transaksi JMJ yang wajib mendapat persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) karena kategorinya sebagai transaksi material berdasarkan POJK No. 17/2020.
Proses pengalihan kepemilikan saham belum berlaku secara efektif hingga penyelesaian. Target penyelesaian kedua transaksi ditetapkan paling lambat 30 November 2026, atau sesuai kesepakatan bersama pihak terkait. Setelah penyelesaian, FUTR akan menjadi pemegang saham mayoritas DTP, sementara SMI akan menguasai JMJ, dan Adhi Karya tidak lagi memiliki kepemilikan saham di kedua entitas tersebut.
Dana hasil penjualan akan digunakan untuk memperkuat likuiditas dan mendukung rencana strategis perusahaan di sektor infrastruktur. Adhi Karya menegaskan bahwa penandatanganan CSPA tidak otomatis mengubah struktur kepemilikan, dan semua proses hukum serta regulasi akan dipenuhi sesuai ketentuan yang berlaku.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Impor KRL Bekas dari Jepang Dibahas Lintas Kementerian
Pemerintah kini mempertimbangkan impor 23 rangkaian KRL bekas dari Jepang untuk memenuhi kebutuhan transportasi Jabodetabek, sambil menyusun rencana jangka panjang pemenuhan armada secara domestik.
4 Oktober 2026

IHSG Tertekan di Sesi I, Anjlok 0,83%
Indeks Harga Saham Gabungan turun 50,44 poin atau 0,83% ke level 6.020,70 pada penutupan sesi pertama hari ini, dipengaruhi tekanan jual dan koreksi sektor teknologi.
4 Oktober 2026

NIRO Lepas 7 Anak Usaha Properti Logistik Raup Rp1,3 Triliun
Emiten properti NIRO berhasil menyelesaikan divestasi 100% saham tujuh anak usaha sektor logistik senilai Rp1,3 triliun, meningkatkan likuiditas dan memperkuat struktur keuangan perusahaan.
4 Oktober 2026

VKTR Catat Laba Naik 25% di Semester I 2026
Emiten kendaraan listrik komersial VKTR mencatatkan laba bersih Rp10 miliar pada semester I 2026, tumbuh 25% dibanding periode sama tahun sebelumnya, didorong kenaikan penjualan dan efisiensi operasional.
4 Oktober 2026
Berita Lainnya

Aksi Massal Desak Ketua KPU India Mundur Akibat Revisi Daftar Pemilih
Minggu, 4 Oktober 2026, 12.19 WITA

Prabowo Perluas Lingkaran Penasihat dengan 26 Anggota Wantimpres
Minggu, 4 Oktober 2026, 12.16 WITA

United Tractors Tunda Pembagian Dividen Interim ke November 2026
Minggu, 4 Oktober 2026, 12.15 WITA

Bank Mandiri Perkuat Modal Inti Lewat Emisi Obligasi Tak Berakhir
Minggu, 4 Oktober 2026, 12.15 WITA

Asing Lepas Rp204 Miliar, Ini Saham yang Dibeli dan Dijual
Minggu, 4 Oktober 2026, 12.15 WITA

BEI Ungkap Konsentrasi Saham BIKE Capai 93,08%
Minggu, 4 Oktober 2026, 12.15 WITA

AADI Selesaikan Penjualan Kestrel, Raup Rp14,5 Triliun
Minggu, 4 Oktober 2026, 12.14 WITA

IPO Perusahaan Turun Tajam di 2026, OJK Soroti Kualitas Informasi
Minggu, 4 Oktober 2026, 12.13 WITA

