Minggu, 4 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Asing Lepas Rp204 Miliar, Ini Saham yang Dibeli dan Dijual

Investor asing mencatat penjualan bersih Rp204,30 miliar pada sesi I perdagangan 1 Oktober 2026, dengan sejumlah saham unggulan jadi target akuisisi.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Minggu, 4 Oktober 2026, 12.15 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Asing Lepas Rp204 Miliar, Ini Saham yang Dibeli dan Dijual📷 CNBC Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak melemah pada penutupan sesi pertama perdagangan hari ini, Kamis (1/10/2026), menutup di level 6.020,70, turun 50,44 poin atau 0,83% dari posisi sebelumnya. Volume perdagangan mencapai sekitar 192,65 juta lot dengan nilai transaksi mencapai Rp4,9 triliun. Penurunan ini didorong oleh aksi jual bersih asing yang mencapai Rp204,30 miliar, menunjukkan tekanan dari investor luar negeri terhadap pasar modal domestik.

Di tengah pelemahan pasar, tercatat sejumlah emiten yang menjadi incaran investor asing. PT Energi Mega Persada Tbk. (ENRG) menjadi saham dengan pembelian bersih terbesar, mencapai Rp54,46 miliar dengan volume 39,16 juta saham. Disusul oleh PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) dengan nilai beli bersih Rp28,31 miliar, serta PT Dian Swastatika Sentosa Tbk. (DSSA) yang menarik minat asing sebesar Rp25 miliar. Emiten sektor otomotif, PT Astra International Tbk. (ASII), juga mengalami pembelian bersih sebesar Rp15,84 miliar, sementara PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) mencatat net buy Rp11,67 miliar.

Sementara itu, sejumlah saham lain juga menjadi target akuisisi asing, meskipun dengan nilai lebih rendah. PT Timah Tbk. (TINS) mencatat pembelian bersih Rp10,08 miliar, disusul PT Ultrajaya Milk Industry & Trading Company Tbk. (ULTJ) dengan nilai Rp7,37 miliar dan PT Unilever Indonesia Tbk. (UNVR) sebesar Rp6,22 miliar. Dua bank milik negara, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) dan PT Bank Syariah Indonesia Tbk. (BRIS), masing-masing mendapat pembelian bersih sebesar Rp5,70 miliar dan Rp5,43 miliar.

Di sisi lain, asing mempercepat aksi pelepasan saham di sejumlah emiten. PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk. (GOTO) menjadi yang paling banyak dilepas, dengan nilai penjualan bersih mencapai Rp62,77 miliar dan volume saham mencapai 2,24 miliar lembar. PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk. (CUAN) menempati posisi kedua dengan net sell Rp29,52 miliar, diikuti PT Amman Mineral Internasional Tbk. (AMMN) sebesar Rp24,55 miliar. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) dan PT Merdeka Copper Gold Tbk. (MDKA) juga mengalami penjualan bersih masing-masing Rp19,80 miliar dan Rp19,54 miliar.

Penjualan asing juga terjadi pada PT Solusi Kemasan Digital Tbk. (PACK) dengan nilai Rp18,19 miliar, PT Indosat Tbk. (ISAT) sebesar Rp18,11 miliar, dan PT Adaro Andalan Indonesia Tbk. (AADI) yang terjual bersih Rp15,92 miliar. Dua emiten lain, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) dan PT Chandra Asri Pacific Tbk. (TPIA), juga masuk daftar saham yang dijual asing dengan nilai masing-masing Rp15,26 miliar dan Rp14,22 miliar.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya