Said Aqil Janji Berikan Nasihat Objektif ke Prabowo
Said Aqil Siroj menegaskan akan menyampaikan pertimbangan jujur, objektif, dan konstruktif kepada Presiden Prabowo Subianto dalam menjalankan tugas sebagai anggota Wantimpres.
Redaksi iNarasikita·Minggu, 4 Oktober 2026, 09.27 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Said Aqil Siroj, yang baru saja dilantik sebagai anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres), menegaskan komitmen untuk memberikan nasihat berbasis kejujuran dan keobjektifan kepada Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Ia menekankan bahwa tugas utamanya bukan mencari sorotan publik, melainkan mendukung kebijakan negara melalui masukan yang konstruktif dan berbasis kepentingan nasional.
Dalam pernyataannya setelah pelantikan di Istana Kepresidenan, Said menyebut bahwa tantangan strategis bangsa saat ini mencakup penguatan persatuan, harmonisasi kehidupan keagamaan dan kebangsaan, kualitas pendidikan, serta stabilitas ekonomi. Namun, ia menegaskan bahwa arahan Presiden akan menjadi acuan utama dalam menyusun pertimbangan yang disampaikan.
Pengalaman politik dan kelembagaan yang dimiliki Said Aqil, termasuk masa menjabat Ketua Umum PBNU dua periode dan pernah menjadi anggota MPR RI serta berperan dalam BPIP, menjadi modal penting dalam menjalankan tugas ini. Menurut Sekretaris Pribadinya, M. Sofwan Erce, konsistensi Said dalam membangun hubungan harmonis antara nilai keislaman dan kebangsaan menjadi fondasi utama dalam pendekatannya.
Ia menilai bahwa Islam tidak perlu dilihat sebagai lawan dari kebangsaan, melainkan sebagai sumber kekuatan dalam memperkuat toleransi, keadaban, dan demokrasi di Indonesia. Kemampuannya berdialog dengan berbagai kelompok masyarakat, khususnya dalam konteks keragaman sosial dan budaya, dinilai sebagai keunggulan yang akan diandalkan dalam memberikan masukan kepada kepemimpinan nasional.
Wantimpres yang diketuai oleh Menko PMK Pratikno kini beranggotakan 26 orang, termasuk tokoh-tokoh ternama seperti Sinta Nuriyah Wahid, Rocky Gerung, dan Margarito Kamis. Said Aqil menjadi bagian dari konsorsium tokoh yang diharapkan mampu memberikan perspektif luas dalam membentuk arah kebijakan negara yang berkelanjutan dan inklusif.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Pendidikan Inklusif Jadi Fondasi Madrasah di Tengah Tantangan Modern
Komisi VIII DPR bersama Kemenag dan UIN Raden Mas Said tekankan pentingnya pendidikan inklusif di madrasah untuk hadapi perundungan, AI, dan kompleksitas pendidikan modern.
4 Oktober 2026

DPR Siap Sahkan RUU Satu Data untuk Perkuat Tata Kelola Data Nasional
DPR RI menargetkan pengesahan RUU Satu Data Indonesia dalam sidang paripurna mendatang, dengan pembentukan Badan Satu Data Indonesia sebagai wadah koordinasi dan pengelolaan data nasional secara terpadu.
4 Oktober 2026

Sarmuji Resmi Jabat Menteri Perindustrian, Janji Lanjutkan Reformasi
Muhammad Sarmuji dilantik sebagai menteri perindustrian menggantikan Agus Gumiwang Kartasasmita, dengan komitmen melanjutkan program prioritas dan memperkuat sektor industri sebagai motor ekonomi nasional.
3 Oktober 2026

Kemenhub Wajibkan Direksi Angkutan Umum Sertifikasi Keselamatan
Kemenhub akan mewajibkan direksi perusahaan angkutan umum memiliki sertifikat SMK PAU mulai Oktober, sebagai respons atas temuan ketidakpahaman manajemen terhadap standar keselamatan.
3 Oktober 2026
Berita Lainnya

Kopilot Flydubai Diduga Lakukan Upaya Teror di Udara
Minggu, 4 Oktober 2026, 09.30 WITA

88 Perwira Polri Dimutasi Sehari Usai Kapolri Dilantik
Minggu, 4 Oktober 2026, 09.29 WITA

Rotasi Jabatan Strategis di Polda Metro Jaya
Minggu, 4 Oktober 2026, 09.28 WITA

Kapolri Ingatkan Pejabat Baru Prioritaskan Adaptasi dan Pelayanan Maksimal
Minggu, 4 Oktober 2026, 09.28 WITA

China Hentikan Ekspor BBM, Harga Minyak Dunia Melonjak
Minggu, 4 Oktober 2026, 09.28 WITA

Kapolri Gelar Mutasi Besar-besaran, 88 Pejabat Naik Jabatan
Minggu, 4 Oktober 2026, 09.27 WITA

Kapolri Mutasi Besar, 88 Perwira Menengah dan Tinggi Dipindah Tugas
Minggu, 4 Oktober 2026, 09.27 WITA

19 Kapolda Diganti dalam Mutasi Besar Polri
Minggu, 4 Oktober 2026, 09.27 WITA

