China Hentikan Ekspor BBM, Harga Minyak Dunia Melonjak
Penghentian sementara ekspor bahan bakar olahan oleh China selama Oktober memicu lonjakan harga minyak global, menyebabkan ketegangan pasokan di sektor transportasi dan industri.
Redaksi iNarasikita·Minggu, 4 Oktober 2026, 09.28 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
📷 SindonewsKendari, ıNarasikita - Pasar energi global kembali mengalami tekanan akibat kebijakan baru dari China, yang menghentikan ekspor produk minyak olahan selama bulan Oktober. Langkah ini, yang mencakup diesel, bensin, dan bahan bakar pesawat, dilakukan sebagai respons terhadap ketidakpastian geopolitik dan untuk menjaga cadangan dalam negeri selama masa libur nasional Golden Week. Hanya wilayah Hong Kong dan Makau yang tetap diperbolehkan menerima ekspor BBM dari China.
Dampaknya langsung terasa di pasar internasional. Harga minyak mentah acuan Brent melonjak hampir 4% menjadi USD101,50 per barel, sementara minyak WTI naik 2% ke level USD92,54 per barel. Kenaikan ini terjadi di tengah ketegangan di Timur Tengah yang telah melemahkan pasokan global, sehingga penurunan pasokan dari China memperparah krisis.
Sejumlah pembeli global, terutama di Asia dan Eropa, kini terpaksa bersaing lebih ketat untuk mendapatkan pasokan bahan bakar dari sumber lain yang terbatas. Industri transportasi dan logistik mulai mengalami tekanan, terutama di sektor penerbangan dan pengangkutan komersial yang sangat bergantung pada pasokan jet fuel.
PetroChina, salah satu perusahaan migas terbesar di negara itu, dilaporkan telah membatalkan pengiriman bahan bakar penerbangan dan bensin yang seharusnya dikirim bulan ini. Kebijakan ini diperkuat oleh kekhawatiran atas fluktuasi harga global dan ancaman gangguan rantai pasok akibat konflik regional.
Anindya Banerjee, Kepala Riset Mata Uang & Komoditas Kotak Neo, menekankan bahwa hilangnya pasokan dari China akan memperburuk ketegangan di pasar yang sudah sempit. “Ketika satu pemain utama seperti China menarik diri dari ekspor, maka semua pihak lain harus menghadapi tekanan ekstra untuk mencari cadangan alternatif,” ujarnya.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

428 UMKM Batik Dibina Pertamina untuk Dorong Inklusi dan Kemandirian
Pertamina memperkuat ekosistem batik nasional dengan membina 428 UMKM, termasuk pelaku usaha yang melibatkan penyandang disabilitas, dalam rangka memperluas akses ekonomi dan pelestarian budaya.
4 Oktober 2026

Pemerintah Pertimbangkan Bebaskan Pajak untuk Pekerja Gaji UMP
Pemerintah sedang mengkaji penyesuaian batas PTKP berdasarkan UMP agar pekerja dengan penghasilan setara upah minimum provinsi tidak dikenai pajak penghasilan.
4 Oktober 2026

Indonesia Pertahankan Disiplin Fiskal dengan Aturan Defisit 3% PDB
Menteri Keuangan menegaskan komitmen pemerintah menjaga kredibilitas fiskal melalui konsistensi aturan defisit maksimal 3% PDB dan koordinasi sistemik dengan lembaga keuangan.
4 Oktober 2026

IHSG Terkoreksi 1,02% Usai Reshuffle Kabinet Prabowo
Indeks harga saham gabungan turun 1,02% menjadi 6.009,11 menyusul pergantian menteri dalam kabinet, didukung aksi jual asing signifikan.
4 Oktober 2026
Berita Lainnya

Kopilot Flydubai Diduga Lakukan Upaya Teror di Udara
Minggu, 4 Oktober 2026, 09.30 WITA

88 Perwira Polri Dimutasi Sehari Usai Kapolri Dilantik
Minggu, 4 Oktober 2026, 09.29 WITA

Pendidikan Inklusif Jadi Fondasi Madrasah di Tengah Tantangan Modern
Minggu, 4 Oktober 2026, 09.29 WITA

Rotasi Jabatan Strategis di Polda Metro Jaya
Minggu, 4 Oktober 2026, 09.28 WITA

Kapolri Ingatkan Pejabat Baru Prioritaskan Adaptasi dan Pelayanan Maksimal
Minggu, 4 Oktober 2026, 09.28 WITA

Said Aqil Janji Berikan Nasihat Objektif ke Prabowo
Minggu, 4 Oktober 2026, 09.27 WITA

Kapolri Gelar Mutasi Besar-besaran, 88 Pejabat Naik Jabatan
Minggu, 4 Oktober 2026, 09.27 WITA

Kapolri Mutasi Besar, 88 Perwira Menengah dan Tinggi Dipindah Tugas
Minggu, 4 Oktober 2026, 09.27 WITA

