Minggu, 4 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

88 Perwira Polri Dimutasi Sehari Usai Kapolri Dilantik

Sehari setelah dilantik, Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto resmikan mutasi 88 perwira tinggi dan menengah dengan tujuan penyegaran organisasi dan pembinaan karier.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Minggu, 4 Oktober 2026, 09.29 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
88 Perwira Polri Dimutasi Sehari Usai Kapolri Dilantik📷 Sindonews

Kendari, ıNarasikita - Dalam langkah pertama sebagai Kapolri, Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto mengeluarkan kebijakan mutasi besar-besaran terhadap 88 perwira tinggi dan menengah di lingkungan Polri. Keputusan ini diambil hanya satu hari setelah pelantikannya oleh Presiden Prabowo Subianto, menandai awal transformasi kepemimpinan di institusi kepolisian. Mutasi tersebut tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2205/X/KEP./2026, yang diterbitkan pada Kamis, 2 Oktober 2026, dan mencakup perubahan jabatan di berbagai satuan kerja strategis.

Dari total 88 personel yang dimutasi, terdiri atas enam Komjen Pol, lima puluh satu Irjen Pol, sembilan belas Brigjen Pol, serta dua belas Kombes Pol. Perubahan jabatan ini menjangkau posisi kunci seperti Kepala Daerah Kepolisian (Kapolda), Wakil Kepala Badan Intelijen Negara (Wakabareskrim), hingga posisi strategis di kementerian dan lembaga negara. Beberapa nama yang dipindahkan ke kementerian, seperti Kementerian ATR/BPN dan KSP, menunjukkan integrasi kerja antarlembaga dalam tata kelola negara.

Kadiv Humas Polri, Irjen Pol Johnny Eddizon Isir, menegaskan bahwa mutasi ini merupakan bagian dari proses dinamika organisasi yang tak terhindarkan. “Pembinaan karier dan penyegaran jabatan dilakukan secara bertahap dan berbasis kebutuhan operasional serta kinerja institusi,” ujarnya dalam pernyataan resmi di Jakarta. Ia menekankan bahwa rotasi tidak hanya untuk memperbarui struktur, tetapi juga untuk memastikan kualitas pelayanan kepolisian tetap optimal.

Beberapa jabatan strategis mengalami pergantian signifikan, seperti Irjen Pol Dadang Hartanto yang menempati jabatan Kapolda Metro Jaya menggantikan Komjen Pol Asep Edi Suheri, yang kini menjabat Irwasum Polri. Sementara itu, Irjen Pol Suhendri yang sebelumnya menjabat teknisi Jibom Utama kini menjabat Kapolda Kepri, menunjukkan penempatan berdasarkan kompetensi dan pengalaman teknis. Seluruh mutasi ini diharapkan mampu meningkatkan efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas dalam pelaksanaan tugas kepolisian.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya