Minggu, 4 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Kapolri Mutasi Besar, 88 Perwira Menengah dan Tinggi Dipindah Tugas

Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto resmikan mutasi besar-besaran terhadap 88 perwira tinggi dan menengah Polri dalam waktu singkat pasca pelantikan.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Minggu, 4 Oktober 2026, 09.27 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Kapolri Mutasi Besar, 88 Perwira Menengah dan Tinggi Dipindah Tugas📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto mengeluarkan surat telegram resmi yang menetapkan perubahan jabatan bagi 88 personel Polri, termasuk pejabat tinggi dan menengah di lingkungan Mabes Polri serta jajaran Polda. Keputusan ini dikeluarkan pada 2 Oktober 2026, tepat setelah pelantikannya, dan menegaskan kewajiban para pejabat baru untuk menempati posisi masing-masing paling lambat 14 hari sejak penetapan. Mutasi ini menjadi langkah awal strategis dalam memperkuat tata kelola internal institusi kepolisian.

Dalam perombakan tersebut, sejumlah posisi kunci mengalami pergantian. Komjen Wahyu Widada, yang sebelumnya menjabat Irwasum Polri, dipindahkan ke Kementerian ATR/BPN. Posisi Irwasum kini ditempati oleh Komjen Asep Edi Suheri, mantan Kapolda Metro Jaya. Sementara itu, Kapolda Metro Jaya kini dijabat oleh Dadang Hartana dari Maluku, yang menggantikan Asep Edi Suheri. Aslog Kapolri, Suwono Nainggolan, ditarik ke Maluku sebagai Kapolda, menandai pergeseran struktur kepemimpinan di tingkat daerah.

Beberapa jabatan strategis lainnya juga mengalami perubahan signifikan. Komjen Yuda Gustawan, sebelumnya Kabaintelkam, kini menjabat sebagai Pati Baintelkam di Kantor Staf Presiden. Irjen Dedi Kusuma Bakti, yang sebelumnya Pati Baintelkam, kini menjabat sebagai Kabaintelkam. Di bidang penegakan hukum, Irjen Asep Safrudin dari Kepulauan Riau dilantik sebagai Kabareskrim, menggantikan Komjen Syahardiantono yang kini menempati posisi di KSP sebagai Pati Bareskrim. Pergantian ini mencerminkan penataan ulang kekuatan operasional dan kebijakan strategis di tingkat pusat.

Perubahan jabatan juga terjadi di wilayah-wilayah strategis. Irjen Pol Reza Arief Dewanto, mantan Wadankorbrimob, kini menjabat sebagai Kapolda NTT. Irjen Pol M. Awal Chairuddin menggantikan Irjen Pol Djuhandhani Rahardjo Puro sebagai Kapolda Sulsel, sementara Irjen Pol Krisno Halomoan Siregar menempati posisi Kapolda Jambi. Di Sumatera Utara, Brigjen Pol Sonny Irawan kini menjabat sebagai Kapolda, menggantikan Irjen Pol Whisnu Hermawan yang dipindahkan ke posisi Wairwasum Polri. Perubahan ini menunjukkan penyesuaian strategis berdasarkan kinerja dan kebutuhan wilayah.

Pergeseran jabatan juga melibatkan pejabat dari bidang pendidikan dan intelijen. Kalemdiklat Polri Panca Putra kini menjabat sebagai Pati Bareskrim di Kemenkumham, sedangkan Wabareskrim Irjen Pol Nunung Syaifuddin menempati posisi Widyaiswara Kepolisian Utama TK I. Di bidang pengawasan, Kadivpropam Polri Irjen Pol Abdul Karim kini menjabat sebagai Kasespim Lemdiklat Polri, sementara Kakorsabhara Baharkam Polri Irjen Pol Mahmud Nazly Harahap menempati posisi baru sebagai Kadivpropam. Seluruh perubahan ini berlaku efektif segera setelah penetapan, menunjukkan komitmen Kapolri terhadap transformasi organisasi.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya