BEI Ungkap Konsentrasi Saham BIKE Capai 93,08%
BEI mengungkap bahwa 93,08% saham PT Bhineka Inovasi Ketahanan Energi Tbk. (BIKE) dikuasai oleh sekelompok pemegang saham tertentu per 28 September 2026.
Redaksi iNarasikita·Minggu, 4 Oktober 2026, 12.15 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui kerja sama dengan Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) mengungkapkan adanya konsentrasi kepemilikan saham yang tinggi pada emiten PT Bhineka Inovasi Ketahanan Energi Tbk. (BIKE). Data terbaru menunjukkan bahwa sekitar 93,08% dari total saham perseroan, baik dalam bentuk warkat maupun tanpa warkat, dikuasai oleh sejumlah pihak tertentu secara agregat.
Sisa 6,92% saham BIKE tersebar di tangan investor publik, yang menandakan tingkat likuiditas perdagangan yang terbatas. Kondisi ini mengindikasikan bahwa pergerakan harga saham bisa lebih rentan terhadap pergerakan dari sekelompok pemegang saham besar, terutama jika terjadi transaksi besar di pasar.
Meski demikian, BEI menegaskan bahwa temuan konsentrasi kepemilikan tersebut tidak otomatis menunjukkan pelanggaran terhadap regulasi pasar modal. Penetapan kategori ini murni berdasarkan metode yang telah ditetapkan, tanpa implikasi hukum langsung. Regulator menekankan bahwa konsentrasi kepemilikan tetap dalam koridor yang diizinkan, selama tidak melanggar prinsip transparansi dan keadilan pasar.
Pengungkapan ini dilakukan sebagai bagian dari upaya transparansi dan perlindungan terhadap kepentingan investor. Dengan informasi yang tersedia, para pemegang saham dan calon investor dapat lebih memahami struktur kepemilikan perusahaan sebelum melakukan keputusan investasi.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Impor KRL Bekas dari Jepang Dibahas Lintas Kementerian
Pemerintah kini mempertimbangkan impor 23 rangkaian KRL bekas dari Jepang untuk memenuhi kebutuhan transportasi Jabodetabek, sambil menyusun rencana jangka panjang pemenuhan armada secara domestik.
4 Oktober 2026

IHSG Tertekan di Sesi I, Anjlok 0,83%
Indeks Harga Saham Gabungan turun 50,44 poin atau 0,83% ke level 6.020,70 pada penutupan sesi pertama hari ini, dipengaruhi tekanan jual dan koreksi sektor teknologi.
4 Oktober 2026

NIRO Lepas 7 Anak Usaha Properti Logistik Raup Rp1,3 Triliun
Emiten properti NIRO berhasil menyelesaikan divestasi 100% saham tujuh anak usaha sektor logistik senilai Rp1,3 triliun, meningkatkan likuiditas dan memperkuat struktur keuangan perusahaan.
4 Oktober 2026

VKTR Catat Laba Naik 25% di Semester I 2026
Emiten kendaraan listrik komersial VKTR mencatatkan laba bersih Rp10 miliar pada semester I 2026, tumbuh 25% dibanding periode sama tahun sebelumnya, didorong kenaikan penjualan dan efisiensi operasional.
4 Oktober 2026
Berita Lainnya

Aksi Massal Desak Ketua KPU India Mundur Akibat Revisi Daftar Pemilih
Minggu, 4 Oktober 2026, 12.19 WITA

Prabowo Perluas Lingkaran Penasihat dengan 26 Anggota Wantimpres
Minggu, 4 Oktober 2026, 12.16 WITA

United Tractors Tunda Pembagian Dividen Interim ke November 2026
Minggu, 4 Oktober 2026, 12.15 WITA

Adhi Karya Lepas Saham Jalan Tol dan Air Bersih, Raup Rp1,9 T
Minggu, 4 Oktober 2026, 12.15 WITA

Bank Mandiri Perkuat Modal Inti Lewat Emisi Obligasi Tak Berakhir
Minggu, 4 Oktober 2026, 12.15 WITA

Asing Lepas Rp204 Miliar, Ini Saham yang Dibeli dan Dijual
Minggu, 4 Oktober 2026, 12.15 WITA

AADI Selesaikan Penjualan Kestrel, Raup Rp14,5 Triliun
Minggu, 4 Oktober 2026, 12.14 WITA

IPO Perusahaan Turun Tajam di 2026, OJK Soroti Kualitas Informasi
Minggu, 4 Oktober 2026, 12.13 WITA

