62 Gempa Susulan Guncang Sumba Barat Daya Pasca-Gempa Magnitudo 6,1
Gempa magnitudo 6,1 di Kodi, Sumba Barat Daya, NTT, diikuti 62 gempa susulan dengan kuat maksimal 4,3, menyebabkan kerusakan pada rumah warga dan fasilitas sekolah.
Redaksi iNarasikita·Minggu, 4 Oktober 2026, 12.00 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
📷 SindonewsKendari, ıNarasikita - Gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,1 mengguncang wilayah Kodi, Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur, pada pagi hari ini, mengakibatkan sejumlah bangunan warga mengalami kerusakan ringan hingga sedang. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan aktivitas gempa susulan yang terus terjadi sejak peristiwa utama, mencatat total 62 kali getaran tambahan.
Kegiatan gempa susulan tersebut berlangsung dalam rentang magnitudo 1,5 hingga maksimal 4,3, sebagaimana dikonfirmasi oleh Plh Deputi Bidang Geofisika BMKG, Ardhasena Sopaheluwakan, dalam konferensi pers Minggu (4/10/2026). Ia menegaskan bahwa aktivitas seismik ini masih berlanjut dalam skala terkendali, namun tetap memerlukan pemantauan ketat oleh tim teknis.
Kerusakan terutama terjadi pada struktur bangunan non-reinforced, termasuk rumah penduduk dan fasilitas pendidikan di Perokondoa, Kecamatan Kodi. Beberapa dinding retak, atap bergeser, serta atap roboh pada bangunan sekolah yang tidak dirancang tahan gempa. Tim tanggap darurat telah diterjunkan untuk melakukan pendataan dan evaluasi kerusakan secara menyeluruh.
BMKG mengimbau masyarakat tetap waspada, menghindari bangunan yang rusak, dan tidak melakukan aktivitas di dekat tebing atau lereng curam. Masyarakat juga diminta tidak terpancing oleh informasi hoaks dan selalu mengakses data resmi dari BMKG melalui kanal terverifikasi.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Modernisasi Alutsista TNI Dipercepat Jelang HUT ke-81
Penguatan alutsista di semua matra menjadi fokus utama dalam peringatan HUT ke-81 TNI, dengan penekanan pada kesiapan pertahanan dan dukungan terhadap kesejahteraan rakyat.
4 Oktober 2026

Erajaya Perkuat Ekosistem Gaya Hidup di Tahun 2027
Erajaya Group menegaskan strategi perluasan bisnis hingga 2027 dengan fokus pada pengalaman konsumen dan pengembangan brand lifestyle secara selektif.
4 Oktober 2026

Percepatan 6 Program Prioritas di KKP dengan Kepemimpinan Baru
Menteri Kelautan dan Perikanan menekankan percepatan pelaksanaan enam program strategis pasca pelantikan wakil menteri baru, dengan fokus pada efektivitas dan manfaat langsung bagi masyarakat.
3 Oktober 2026

Nasi Kuning Paruh Dinilai Sehat dan Puas
Sebuah hidangan nasi kuning paruh viral di media sosial karena dinilai sehat dan memberikan rasa kenyang yang cukup.
3 Oktober 2026
Berita Lainnya

Impor KRL Bekas dari Jepang Dibahas Lintas Kementerian
Minggu, 4 Oktober 2026, 12.19 WITA

Aksi Massal Desak Ketua KPU India Mundur Akibat Revisi Daftar Pemilih
Minggu, 4 Oktober 2026, 12.19 WITA

Prabowo Perluas Lingkaran Penasihat dengan 26 Anggota Wantimpres
Minggu, 4 Oktober 2026, 12.16 WITA

IHSG Tertekan di Sesi I, Anjlok 0,83%
Minggu, 4 Oktober 2026, 12.16 WITA

NIRO Lepas 7 Anak Usaha Properti Logistik Raup Rp1,3 Triliun
Minggu, 4 Oktober 2026, 12.16 WITA

VKTR Catat Laba Naik 25% di Semester I 2026
Minggu, 4 Oktober 2026, 12.15 WITA

United Tractors Tunda Pembagian Dividen Interim ke November 2026
Minggu, 4 Oktober 2026, 12.15 WITA

Adhi Karya Lepas Saham Jalan Tol dan Air Bersih, Raup Rp1,9 T
Minggu, 4 Oktober 2026, 12.15 WITA

