Modernisasi Alutsista TNI Dipercepat Jelang HUT ke-81
Penguatan alutsista di semua matra menjadi fokus utama dalam peringatan HUT ke-81 TNI, dengan penekanan pada kesiapan pertahanan dan dukungan terhadap kesejahteraan rakyat.
Redaksi iNarasikita·Minggu, 4 Oktober 2026, 12.00 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
📷 SindonewsKendari, ıNarasikita - Peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Tentara Nasional Indonesia menandai langkah strategis dalam memperkuat kapasitas pertahanan nasional melalui modernisasi alat utama sistem persenjataan (alutsista). Peningkatan kapasitas ini dilakukan secara menyeluruh di tiga matra, mulai dari laut, udara, hingga darat, sebagai respons terhadap tantangan keamanan yang semakin kompleks. Fokus utama berada pada peningkatan kualitas dan kuantitas peralatan tempur untuk menjaga kedaulatan wilayah serta memperkuat kemampuan operasional di luar konflik militer.
Di sektor laut, kapal perang kelas Sriwijaya-100 dan kapal selam tipe Scorpène menjadi bagian penting dari strategi peningkatan kekuatan maritim. Sementara itu, di darat, kendaraan tempur amfibi AAV M-35 dilengkapi untuk memperkuat mobilitas dan efektivitas Korps Marinir dalam operasi lintas medan. Di udara, pesawat tempur Rafale menjadi simbol kemajuan teknologi pertahanan, menambah kapasitas pertahanan udara yang lebih responsif dan canggih. Semua perangkat ini dirancang untuk mendukung kesiapan operasional dalam berbagai skenario, baik dalam konteks pertahanan maupun bantuan kemanusiaan.
Tema HUT ke-81 TNI, “TNI Kuat Bersama Rakyat, Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur”, menekankan bahwa kekuatan militer bukan hanya untuk pertahanan, tetapi juga untuk mendukung keberlangsungan kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat. Modernisasi alutsista tidak hanya bertujuan meningkatkan kemampuan tempur, tetapi juga memperluas peran TNI dalam operasi kemanusiaan, bantuan bencana, dan pembangunan daerah terpencil. Dengan demikian, keterlibatan TNI dalam kehidupan sosial semakin terintegrasi dan berkelanjutan.
Kegiatan peringatan yang digelar secara sederhana di Cilangkap menunjukkan komitmen TNI untuk fokus pada substansi daripada formalitas. Kepemimpinan baru pemerintahan yang telah berjalan dua tahun menjadi momentum penting dalam mempercepat transformasi alutsista, dengan visi menjadikan TNI sebagai kekuatan pertahanan yang modern, profesional, dan selalu siap mendukung kepentingan nasional.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

62 Gempa Susulan Guncang Sumba Barat Daya Pasca-Gempa Magnitudo 6,1
Gempa magnitudo 6,1 di Kodi, Sumba Barat Daya, NTT, diikuti 62 gempa susulan dengan kuat maksimal 4,3, menyebabkan kerusakan pada rumah warga dan fasilitas sekolah.
4 Oktober 2026

Erajaya Perkuat Ekosistem Gaya Hidup di Tahun 2027
Erajaya Group menegaskan strategi perluasan bisnis hingga 2027 dengan fokus pada pengalaman konsumen dan pengembangan brand lifestyle secara selektif.
4 Oktober 2026

Percepatan 6 Program Prioritas di KKP dengan Kepemimpinan Baru
Menteri Kelautan dan Perikanan menekankan percepatan pelaksanaan enam program strategis pasca pelantikan wakil menteri baru, dengan fokus pada efektivitas dan manfaat langsung bagi masyarakat.
3 Oktober 2026

Nasi Kuning Paruh Dinilai Sehat dan Puas
Sebuah hidangan nasi kuning paruh viral di media sosial karena dinilai sehat dan memberikan rasa kenyang yang cukup.
3 Oktober 2026
Berita Lainnya

Impor KRL Bekas dari Jepang Dibahas Lintas Kementerian
Minggu, 4 Oktober 2026, 12.19 WITA

Aksi Massal Desak Ketua KPU India Mundur Akibat Revisi Daftar Pemilih
Minggu, 4 Oktober 2026, 12.19 WITA

Prabowo Perluas Lingkaran Penasihat dengan 26 Anggota Wantimpres
Minggu, 4 Oktober 2026, 12.16 WITA

IHSG Tertekan di Sesi I, Anjlok 0,83%
Minggu, 4 Oktober 2026, 12.16 WITA

NIRO Lepas 7 Anak Usaha Properti Logistik Raup Rp1,3 Triliun
Minggu, 4 Oktober 2026, 12.16 WITA

VKTR Catat Laba Naik 25% di Semester I 2026
Minggu, 4 Oktober 2026, 12.15 WITA

United Tractors Tunda Pembagian Dividen Interim ke November 2026
Minggu, 4 Oktober 2026, 12.15 WITA

Adhi Karya Lepas Saham Jalan Tol dan Air Bersih, Raup Rp1,9 T
Minggu, 4 Oktober 2026, 12.15 WITA

