Prabowo Perluas Lingkaran Penasihat dengan 26 Anggota Wantimpres
Setelah pelantikan 26 anggota Dewan Pertimbangan Presiden, jumlah pejabat di lingkaran pemerintahan Prabowo mencapai 166 orang, mencakup kabinet, penasihat, dan struktur khusus.
Redaksi iNarasikita·Minggu, 4 Oktober 2026, 12.16 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - Presiden Prabowo Subianto melantik 26 anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) pada Jumat, 2 Oktober 2026, sebagai bagian dari perluasan struktur penasihat kebijakan tingkat tinggi. Pelantikan ini dilakukan sehari setelah dilakukan reshuffle kabinet, menandai upaya sistematis memperkuat basis dukungan politik dan kebijakan strategis di lingkungan eksekutif. Dengan tambahan ini, total individu yang berada dalam lingkaran kebijakan utama Presiden mencapai 166 orang, dihitung secara kumulatif tanpa pengulangan nama yang menjabat lebih dari satu posisi.
Komposisi 166 pejabat tersebut terdiri dari 26 anggota Wantimpres, 107 jajaran Kabinet Merah Putih, 26 pejabat setingkat menteri atau kepala lembaga, serta 10 penasihat khusus presiden. Struktur ini menunjukkan pendekatan inklusif yang melibatkan tokoh dari berbagai latar belakang: politik, militer, akademisi, agama, dan dunia usaha. Di antaranya, nama-nama seperti Pratikno, Hatta Rajasa, dan Budi Gunawan hadir dalam kapasitas eks-kabinet, menunjukkan rekonsiliasi terhadap tokoh-tokoh berpengalaman.
Beberapa posisi penting diisi oleh tokoh publik dengan rekam jejak kuat di bidang kebijakan. Misalnya, Airlangga Hartarto menjabat Menko Perekonomian, sementara Sugiono menjadi Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan. Di sektor keamanan, Dudung Abdurachman menjabat Menko Politik dan Keamanan, sementara Zulkifli Hasan menangani isu pangan. Di bidang sosial dan keagamaan, tokoh seperti K.H. Said Aqil Siradj, K.H. Yahya Cholil Staquf, dan Shinta Nuriyah Wahid turut berperan sebagai anggota Wantimpres, menekankan peran keberagaman dalam penyusunan kebijakan nasional.
Kehadiran tokoh-tokoh seperti Chairul Tanjung, Dato' Sri Tahir, dan Jusuf Wanandi dalam Wantimpres menunjukkan keterlibatan dunia usaha dalam arahan kebijakan strategis. Sementara itu, tokoh akademik seperti Margarito Kamis dan Rocky Gerung memberikan kontribusi dari ranah hukum dan politik. Posisi wakil menteri juga diisi oleh sejumlah tokoh muda dan profesional, menunjukkan upaya keterlibatan generasi baru dalam proses pembangunan.
Keseluruhan struktur ini menegaskan bahwa lingkaran kebijakan Presiden Prabowo tidak hanya berfokus pada kabinet, tetapi juga mencakup jaringan penasihat yang luas, beragam, dan berpengalaman. Tujuannya adalah memastikan kebijakan yang diambil memiliki dasar pertimbangan yang mendalam, melibatkan berbagai sektor, dan mampu menjawab kompleksitas tantangan pembangunan nasional secara holistik.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Aksi Massal Desak Ketua KPU India Mundur Akibat Revisi Daftar Pemilih
Ratusan aktivis dan mahasiswa di Mumbai serta New Delhi menggelar demonstrasi menuntut pengunduran diri Ketua KPU India, Gyanesh Kumar, atas revisi daftar pemilih yang dianggap merugikan keadilan demokrasi.
4 Oktober 2026

Bahlil: Fokus Kerja Hari Ini, Belum Tentukan Struktur Koordinasi
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menegaskan kesiapannya menjalankan tugas sebagai Menko Hilirisasi dan Transisi Energi dengan kerja setiap hari, meski belum mengetahui struktur kementerian yang di bawah koordinasinya.
4 Oktober 2026

Sarmuji Resmi Jabat Menperin, Mundur dari DPR
Menteri Perindustrian Muhammad Sarmuji menegaskan mundur dari DPR setelah dilantik, fokus pada peran eksekutif dan koordinasi lintas kementerian untuk percepatan industri nasional.
4 Oktober 2026

Kemenhub Larang Truk ODOL Beli Tiket Kapal Lewat Aplikasi
Kemenhub siap menerapkan larangan truk kelebihan muatan membeli tiket kapal penyeberangan secara daring di sejumlah titik strategis.
4 Oktober 2026
Berita Lainnya

Impor KRL Bekas dari Jepang Dibahas Lintas Kementerian
Minggu, 4 Oktober 2026, 12.19 WITA

IHSG Tertekan di Sesi I, Anjlok 0,83%
Minggu, 4 Oktober 2026, 12.16 WITA

NIRO Lepas 7 Anak Usaha Properti Logistik Raup Rp1,3 Triliun
Minggu, 4 Oktober 2026, 12.16 WITA

VKTR Catat Laba Naik 25% di Semester I 2026
Minggu, 4 Oktober 2026, 12.15 WITA

United Tractors Tunda Pembagian Dividen Interim ke November 2026
Minggu, 4 Oktober 2026, 12.15 WITA

Adhi Karya Lepas Saham Jalan Tol dan Air Bersih, Raup Rp1,9 T
Minggu, 4 Oktober 2026, 12.15 WITA

Bank Mandiri Perkuat Modal Inti Lewat Emisi Obligasi Tak Berakhir
Minggu, 4 Oktober 2026, 12.15 WITA

Asing Lepas Rp204 Miliar, Ini Saham yang Dibeli dan Dijual
Minggu, 4 Oktober 2026, 12.15 WITA

