Iklan Digital Jadi Sarana Penyebaran Spyware Tanpa Klik
Investigasi menyebut agensi iklan Israel menyebarkan spyware melalui iklan yang otomatis menginfeksi perangkat tanpa interaksi pengguna, menimbulkan kekhawatiran serius terhadap privasi digital global.
Redaksi iNarasikita·Senin, 19 Oktober 2026, 09.01 WITA·👁 1 orang membaca· 0 hari ini · 88x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Sebuah temuan terbaru mengungkap praktik berbahaya dalam ekosistem periklanan digital, di mana iklan yang ditampilkan tanpa diklik dapat menjadi sarana penyebaran spyware secara diam-diam. Teknik ini dikenal sebagai AdFection, yang memanfaatkan celah pada sistem iklan online untuk menyusup ke perangkat pengguna melalui kode berbahaya yang diintegrasikan ke dalam tayangan iklan. Pelaku, yang dikaitkan dengan kelompok bernama DARK CARTOGRAPHER, telah memanfaatkan agensi iklan berbasis Israel bernama Discover-Tech sebagai alat distribusi untuk menyebarkan perangkat lunak mata-mata sejak setidaknya 2019.
Perangkat lunak berbahaya yang terdeteksi dalam iklan tersebut adalah Candiru, yang dikaitkan dengan alat intelijen pemerintah Israel. Platform Controlium milik Discover-Tech memungkinkan pelaku mengidentifikasi perangkat dan alamat IP secara massal, lalu secara otomatis mengirimkan infeksi hanya kepada target tertentu yang sesuai kriteria. Proses ini terjadi tanpa perlu interaksi pengguna—dikenal sebagai zero-click—sehingga korban tidak menyadari telah terinfeksi.
Temuan ini menunjukkan bahwa lebih dari 75 ribu aplikasi Android dan iOS, serta lebih dari 120 ribu situs web, telah menjadi jalur penyebaran iklan tersebut. Beberapa platform besar seperti Yahoo Mail, Opera Mini, Duolingo, Ludo Star, BBC, New York Times, dan IMDb diketahui menampilkan iklan dari Discover-Tech. Namun, spyware hanya aktif pada perangkat yang cocok dengan profil target intelijen, bukan secara acak. Satu-satunya korban yang teridentifikasi dalam laporan adalah perangkat milik staf dan jaringan internal Al Jazeera.
Citizen Lab menekankan bahwa temuan ini mengungkap celah kritis dalam sistem periklanan digital yang minim pengawasan keamanan. Mereka menyerukan reformasi segera dalam industri ini untuk melindungi privasi pengguna dan mencegah eksploitasi lebih lanjut. Sebagai langkah mitigasi, disarankan penggunaan ekstensi pemblokir iklan terpercaya, penggunaan browser dengan privasi tinggi, reset ID iklan secara rutin, serta memanfaatkan fitur opt-out yang tersedia di aplikasi.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Gaya Kepemimpinan Luthfi Dapat Pujian Akademisi
Akademisi menilai kepemimpinan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi humanis, kolaboratif, dan berbasis solusi, dengan keterlibatan perguruan tinggi dalam perumusan kebijakan daerah.
24 Oktober 2026

Ancol Tantang Rekor MURI Lewat Estafet Renang 24 Jam dan Bendera Merah Putih 360 Meter
Atlantis Water Adventure Ancol gelar dua aksi pemecahan rekor MURI dalam perayaan Hari Renang Sedunia, melibatkan estafet renang nonstop dan pembentangan bendera Merah Putih sepanjang 360 meter.
24 Oktober 2026

Bedah Rumah di Kampung Ambon Dorong Pemulihan Secara Komprehensif
Program bedah rumah di Kampung Ambon menjadi strategi integratif untuk menekan peredaran narkoba melalui peningkatan kesejahteraan masyarakat.
24 Oktober 2026

Dua Wakil Putri Indonesia Gagal ke Final Indonesia Masters 2026
Mutiara Ayu Puspitasari dan Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi tersingkir dari semifinal Indonesia Masters 2026 setelah kalah dari lawan dari Hong Kong dan China.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

Harga Emas Antam Turun Rp10 Ribu per Gram Hari Ini
Sabtu, 24 Oktober 2026, 21.26 WITA

Investor Desak MSCI Jelaskan Alasan Penurunan Status Pasar Indonesia
Sabtu, 24 Oktober 2026, 21.26 WITA

Pemerintah dan Pertamina Percepat Siap Operasional Kilang RDMP Balikpapan
Sabtu, 24 Oktober 2026, 21.25 WITA

Suahasil Lantik Pejabat Baru, Sekjen Kemenkeu Diganti
Sabtu, 24 Oktober 2026, 21.25 WITA

Bahlil Dorong E50 untuk Kurangi Impor BBM
Sabtu, 24 Oktober 2026, 21.25 WITA

Pelantikan Pejabat Pimpinan Tinggi Madya di Kemenkeu
Sabtu, 24 Oktober 2026, 21.25 WITA

Ibu 55 Tahun Ajak Anak Cari Kerja di Job Fair Jakarta
Sabtu, 24 Oktober 2026, 21.25 WITA

Pemerintah Perkuat Rantai Pasok Pangan Hadapi Tantangan Iklim
Sabtu, 24 Oktober 2026, 21.24 WITA

