Sabtu, 24 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Susi Air Siap Tambah Frekuensi Penerbangan dari Nagan Raya

Penerbangan Susi Air ke Medan dan Banda Aceh dari Nagan Raya rencananya kembali beroperasi mulai 2 November 2026 dengan jadwal empat kali seminggu ke Medan dan dua kali ke Banda Aceh.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Sabtu, 24 Oktober 2026, 21.00 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 4x dibuka
Susi Air Siap Tambah Frekuensi Penerbangan dari Nagan Raya📷 ANTARA

Kendari, ıNarasikita - Pemerintah Kabupaten Nagan Raya, Aceh, telah memastikan kembalinya layanan penerbangan Susi Air dari Bandara Cut Nyak Dhien mulai 2 November 2026. Keputusan ini ditegaskan oleh Bupati Nagan Raya, Teuku Raja Keumangan, setelah melakukan pertemuan langsung dengan pendiri maskapai, Susi Pudjiastuti, di Jakarta pada 21 Oktober. Pertemuan yang juga dihadiri Plt. Sekretaris Daerah Kabupaten Nagan Raya, H Hizbulwatan, menjadi langkah strategis untuk memulihkan konektivitas udara di wilayah barat daya Aceh.

Rencana operasional kembali mencakup dua rute utama: penerbangan ke Bandara Kualanamu Medan dengan frekuensi empat kali dalam seminggu, dan rute ke Banda Aceh dilakukan dua kali dalam sepekan. Kedua rute ini diproyeksikan mampu mempercepat mobilitas masyarakat, mendukung aktivitas ekonomi, serta memperkuat keterhubungan antarwilayah di Aceh dan Sumatera Utara.

Pemulihan layanan penerbangan menjadi bagian dari upaya sistematis Pemkab Nagan Raya untuk mengoptimalkan fungsi Bandara Cut Nyak Dhien sebagai infrastruktur strategis. Sejak pandemi COVID-19 pada 2020, aktivitas penerbangan di bandara tersebut mengalami penurunan signifikan, yang berdampak pada akses transportasi dan konektivitas daerah. Dengan kembalinya Susi Air, diharapkan dapat memicu pemulihan ekonomi lokal dan mendorong investasi serta kemitraan dengan sektor lain.

Bupati Teuku Raja Keumangan menegaskan bahwa kehadiran penerbangan rutin bukan hanya soal mobilitas fisik, tetapi juga sarana memperluas akses pasar, mempercepat distribusi barang, serta memperkuat keterkaitan Nagan Raya dengan pusat-pusat kegiatan ekonomi dan layanan publik di wilayah lain. Langkah ini merupakan bentuk komitmen berkelanjutan dalam mewujudkan konektivitas yang lebih inklusif dan berkelanjutan bagi masyarakat daerah.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya