Senin, 5 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Impor BBM Tanpa Tender, Pemerintah Jaga Stok Nasional

Pemerintah menghentikan lelang impor BBM karena kehilangan 25% pasokan minyak akibat ketegangan di Timur Tengah, dengan langkah baru berupa pengadaan langsung dari negara produsen.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Senin, 5 Oktober 2026, 17.54 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Impor BBM Tanpa Tender, Pemerintah Jaga Stok Nasional📷 Sindonews

Kendari, ıNarasikita - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) telah menghentikan mekanisme lelang untuk pengadaan bahan bakar minyak impor, yang sebelumnya menjadi domain PT Pertamina (Persero). Keputusan ini diambil sebagai respons terhadap gangguan pasokan minyak global akibat konflik geopolitik yang memicu ketidakstabilan di wilayah Timur Tengah. Dengan kondisi tersebut, pemerintah memilih pendekatan langsung dalam memperoleh pasokan minyak dari produsen utama lainnya untuk memastikan ketersediaan BBM dalam negeri tetap terjaga.

Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi, Laode Sulaeman, menjelaskan bahwa perubahan model pengadaan ini dilakukan untuk mengantisipasi risiko gangguan pengiriman, terutama menyusul penutupan Selat Hormuz yang menghambat jalur distribusi minyak dari wilayah tersebut. Akibatnya, Indonesia kehilangan sekitar 25% dari total pasokan minyak nasional yang sebelumnya berasal dari sumber di kawasan itu. Kehilangan pasokan ini memaksa pemerintah mencari alternatif sumber impor dari negara lain yang belum terdampak konflik.

Langkah baru ini melibatkan pendekatan langsung atau *hunting* ke negara-negara produsen minyak, tanpa melalui proses tender terbuka seperti sebelumnya. Meski demikian, Laode mengakui bahwa pendekatan tanpa lelang berpotensi menimbulkan biaya yang lebih tinggi dibandingkan sebelumnya, karena tidak ada persaingan harga dari peserta lelang. Namun, keutamaan tetap pada kestabilan pasokan dan ketersediaan BBM untuk kebutuhan strategis nasional.

Tujuan utama kebijakan ini adalah menjaga keseimbangan pasokan energi dalam negeri di tengah ketidakpastian global. Dengan menghindari ketergantungan berlebihan pada satu wilayah, pemerintah berupaya memperkuat ketahanan energi nasional, sekaligus menjamin kelancaran operasional transportasi, industri, dan sektor lain yang bergantung pada BBM. Keputusan ini merupakan respons cepat terhadap dinamika geopolitik yang berdampak langsung pada kesejahteraan ekonomi dan sosial masyarakat.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya