Musk dan Tokoh Teknologi Bantu Pentagon Rancang Perang Masa Depan
Pentagon menggandeng Elon Musk, Palmer Luckey, dan Newt Gingrich dalam proyek 120 hari untuk menentukan kebutuhan teknologi militer masa depan.
Redaksi iNarasikita·Senin, 5 Oktober 2026, 17.58 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Kementerian Pertahanan Amerika Serikat meluncurkan inisiatif strategis bernama Project Meridian, yang menunjuk Elon Musk sebagai salah satu tokoh kunci dalam analisis perkembangan peperangan di dekade mendatang. Proyek ini tidak bertujuan menghasilkan kebijakan baru, melainkan mengevaluasi kapabilitas teknologi, senjata, dan sistem yang perlu dikembangkan untuk menghadapi ancaman masa depan, mulai dari medan bawah tanah hingga ruang angkasa.
Pengumuman dilakukan oleh Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth dalam pidato di Marine Corps Base Quantico, Virginia. Ia menegaskan bahwa studi ini melibatkan sejumlah tokoh industri dan politik, termasuk Palmer Luckey, pendiri Anduril Industries, serta mantan Ketua DPR AS, Newt Gingrich. Semua pihak akan berkolaborasi dalam waktu 120 hari untuk merancang arah pengembangan militer yang berkelanjutan dan adaptif terhadap perubahan dinamika konflik global.
Pemimpin teknologi Pentagon, Emil Michael, akan memimpin pelaksanaan proyek ini bersama tim lintas sektor yang mencakup pemerintah, industri, akademisi, dan pakar kebijakan. Fokus utamanya mencakup penemuan, pengembangan, dan produksi sistem tempur yang mendukung operasi militer di berbagai domain, termasuk sistem pelacak ancaman dan komunikasi satelit.
Perusahaan milik Musk, SpaceX, telah menjadi penerima kontrak besar dari Pentagon, termasuk kontrak senilai US$4,16 miliar untuk satelit pelacak ancaman udara dan US$2,29 miliar untuk jaringan komunikasi militer. Sementara itu, Anduril mendapatkan kontrak hingga US$642 juta dari Korps Marinir AS untuk sistem anti-drone pada 2025. Kedua perusahaan turut mendukung rencana Pentagon dalam memperkuat sistem peperangan otonom, termasuk pembentukan Komando Peperangan Otonom berbintang empat.
Hingga saat ini, pihak SpaceX, Anduril, Tesla, maupun Gingrich belum memberikan pernyataan resmi terkait keterlibatan mereka dalam Project Meridian. Namun, kehadiran tokoh-tokoh tersebut menandai semakin eratnya keterlibatan sektor swasta dalam menentukan arah pertahanan nasional AS di era teknologi canggih.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Penurunan Populasi Jepang Ditetapkan sebagai Krisis Nasional
Perdana Menteri Jepang, Sanae Takaichi, mengumumkan penurunan jumlah penduduk sebagai krisis nasional yang mengancam stabilitas jangka panjang negara.
5 Oktober 2026

Letjen Saleh Mustafa Pensiun Dini Usai Dilantik Jadi Wamentan
Letjen TNI Muhammad Saleh Mustafa resmi pensiun dini setelah dilantik sebagai Wakil Menteri Pertanian, sesuai ketentuan UU yang mengatur pengalihan prajurit ke instansi pemerintah.
5 Oktober 2026

Saleh Mustafa Resmi Mundur dari TNI Setelah Dilantik Jadi Wamentan
Letjen TNI Muhammad Saleh Mustafa menyatakan secara resmi telah mengundurkan diri dari keanggotaan TNI setelah dilantik sebagai Wakil Menteri Pertanian, dengan proses pensiun sedang berjalan.
5 Oktober 2026

Sertijab KSP: Sigit Lanjutkan Tugas Dudung di Tengah Program Prioritas Presiden
Jenderal Listyo Sigit Prabowo resmi menjabat Kepala Staf Kepresidenan menggantikan Dudung Abdurachman, dengan fokus utama mengawal program prioritas Presiden Prabowo Subianto, termasuk hilirisasi dan ketahanan pangan.
5 Oktober 2026
Berita Lainnya

Ben Gvir Tegaskan Tepi Barat Milik Israel Sepenuhnya
Senin, 5 Oktober 2026, 17.54 WITA

Impor BBM Tanpa Tender, Pemerintah Jaga Stok Nasional
Senin, 5 Oktober 2026, 17.54 WITA

Menkeu Lantik 17 Pejabat, Tekankan Penuntasan APBN 2026 dan Persiapan 2027
Senin, 5 Oktober 2026, 17.53 WITA

Dudung Serahkan Jabatan KSP ke Listyo Sigit dengan Pesan Strategis
Senin, 5 Oktober 2026, 17.53 WITA

Pengusaha Miras Diduga Sumbang Rp30 Juta untuk CSR Palsu
Senin, 5 Oktober 2026, 17.52 WITA

Rumah Mewah di Lapas Cibinong Jadi Tempat Kunjungan Keluarga Napi Korupsi
Senin, 5 Oktober 2026, 17.51 WITA

Pengusaha Akui Serahkan Rp30 Juta ke Pejabat Bea Cukai untuk CSR Bencana Aceh
Senin, 5 Oktober 2026, 17.51 WITA

Polisi Periksa Dugaan Penipuan Konser Orchestra Experience di BSD
Senin, 5 Oktober 2026, 17.51 WITA

