Senin, 5 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Pemerintah Jawa Barat Hentikan Sementara Pembangunan Pusat Data di Jatiluhur

Pemerintah Provinsi Jawa Barat menghentikan sementara proyek pusat data BDx di Waduk Jatiluhur karena belum selesainya proses amdal dan izin pembangunan.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Senin, 5 Oktober 2026, 12.06 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Pemerintah Jawa Barat Hentikan Sementara Pembangunan Pusat Data di Jatiluhur📷 Sindonews

Kendari, ıNarasikita - Pemerintah Provinsi Jawa Barat mengambil langkah tegas dengan menghentikan sementara aktivitas konstruksi pusat data BDx yang berlokasi di kawasan Waduk Jatiluhur, Purwakarta. Keputusan ini diambil setelah Gubernur Dedi Mulyadi melakukan inspeksi mendadak pada 28 September 2026, menyadari bahwa proyek yang menelan dana hingga Rp 3,5 triliun untuk tahap AI Campus 2 telah berjalan tanpa kelengkapan dokumen lingkungan.

Pembangunan yang dimulai sebelum amdal disetujui menimbulkan kekhawatiran besar terhadap ketersediaan air di wilayah tersebut. Berdasarkan estimasi, kebutuhan air pusat data pada kapasitas penuh diperkirakan setara dengan total konsumsi air PDAM Purwakarta seluruh kabupaten. Hal ini menimbulkan risiko terhadap keberlanjutan layanan air bersih bagi masyarakat setempat.

Gubernur Dedi Mulyadi menegaskan bahwa penghentian bukan karena pelanggaran hukum, melainkan karena proses administratif yang belum tuntas. Ia mengungkapkan bahwa sejak kunjungan pertama pada 28 Juli, dokumen amdal dan izin bangunan gedung belum masuk, padahal pekerjaan fisik tetap berjalan. “Kesalahannya ada pada konsultan yang tidak menyerahkan data sesuai jadwal,” ujarnya dalam konferensi pers di Bandung, Jumat (2/10).

Pemerintah Kabupaten Purwakarta, yang juga terlibat dalam koordinasi, menyatakan masih menunggu hasil kerja konsultan amdal dari pihak BDx. Pemkab menekankan pentingnya kajian lingkungan yang komprehensif sebelum melanjutkan proyek yang berpotensi besar terhadap ekosistem waduk dan ketersediaan sumber daya air lokal.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya