Rosan Akan Bahas Langsung Isu Data Center di Jawa Barat
Menteri Investasi Rosan Roeslani menyatakan akan berkoordinasi langsung dengan Pemprov Jawa Barat terkait penghentian sementara proyek data center BDx di Jatiluhur.
Redaksi iNarasikita·Minggu, 4 Oktober 2026, 23.29 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - Menteri Investasi dan Hilirisasi, sekaligus CEO Danantara, Rosan Roeslani, menyampaikan rencana untuk berdialog langsung dengan pemerintah provinsi Jawa Barat terkait status proyek pembangunan data center BDx di wilayah Jatiluhur. Keputusan ini diambil menyusul penghentian sementara yang dilakukan oleh Pemprov Jabar terhadap kelanjutan pembangunan fasilitas tersebut. Rosan menegaskan bahwa pertemuan akan dilakukan setelah dirinya kembali dari kunjungan luar negeri.
Proyek yang telah resmi dimulai sejak 22 September 2026 ini berlokasi di atas lahan seluas 8.000 meter persegi dengan rencana pengembangan mencapai 11 hektare. Pusat data berbasis kecerdasan buatan (AI) ini berjarak sekitar lima kilometer dari Bendungan Jatiluhur dan direncanakan memiliki kapasitas hingga 640 megawatt (MW). Seluruh pasokan listrik akan diambil dari jaringan nasional PLN, dengan fokus pada integrasi energi rendah karbon dan pemanfaatan potensi tenaga air bersama PJT.
Pembangunan dilakukan secara bertahap, dimulai dari Gedung 1 yang memiliki kapasitas awal 120 MW. Operasional awal diharapkan dapat berjalan pada awal 2027, sejalan dengan meningkatnya permintaan infrastruktur digital untuk kebutuhan AI di tingkat nasional. Pemerintah Jawa Barat menyatakan bahwa peninjauan kembali perizinan proyek ini dilakukan karena beberapa izin dikeluarkan oleh pemerintah kabupaten, yang menurut mereka belum memadai dalam pengawasan lapangan.
Dinas Komunikasi dan Informatika Jawa Barat menekankan perlunya peningkatan koordinasi antarlevel pemerintahan guna memastikan konsistensi regulasi dan kepatuhan terhadap standar pembangunan berkelanjutan. Meski ada penundaan sementara, pihak terkait tetap menilai proyek ini sebagai bagian penting dari transformasi digital nasional, khususnya dalam memperkuat ekosistem teknologi informasi dan energi hijau.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Waduk Jatigede Surut, Daratan Kering Muncul di Dasar Bendungan
Luas area terbuka di Waduk Jatigede mencapai 260,01 hektare pada September 2026 akibat kekeringan musim kemarau, mengungkapkan reruntuhan dan pohon kering yang sebelumnya terendam.
4 Oktober 2026

BRI Gelar Lelang Serentak di 74 Wilayah, Targetkan 5.000 Frekuensi
Program lelang properti serentak BRI 2026 menyediakan akses luas bagi masyarakat untuk memperoleh aset tanah, rumah, ruko, dan apartemen dengan harga kompetitif.
4 Oktober 2026

76 Proyek KPBU Siap Dikembangkan, Nilai Total Rp1,13 Triliun
Pemerintah membuka 76 proyek strategis melalui skema KPBU senilai Rp1,13 triliun untuk mendukung pembangunan infrastruktur dan layanan publik di berbagai sektor.
4 Oktober 2026

Gebyar Lelang Serentak BRI 2026 Hadirkan Akses Properti Terjangkau
Program lelang serentak BRI 2026 siap hadirkan kesempatan memperoleh properti dengan harga kompetitif di seluruh Indonesia.
3 Oktober 2026
Berita Lainnya

Prabowo Bahas Strategi Komunikasi Pemerintah dengan Tim Bakom
Minggu, 4 Oktober 2026, 23.30 WITA

IHSG Naik Ringan, Short Selling Resmi Beroperasi
Minggu, 4 Oktober 2026, 23.30 WITA

Rupiah Melemah di Awal Oktober, Tekanan Inflasi dan Dolar AS Jadi Pemicu
Minggu, 4 Oktober 2026, 23.30 WITA

IHSG Melemah, Saham UNTR dan MORA Unggul
Minggu, 4 Oktober 2026, 23.29 WITA

United Tractors Realisasi Buyback Rp2 Triliun untuk Stabilkan Pasar
Minggu, 4 Oktober 2026, 23.29 WITA

BEI Pantau Empat Saham Akibat Pergerakan Tak Wajar
Minggu, 4 Oktober 2026, 23.29 WITA

BRI Pertahankan Status Anggota Yearbook Keberlanjutan Global
Minggu, 4 Oktober 2026, 23.29 WITA

BRI Perkuat Fondasi Keuangan dengan Dana Murah dan Kredit Terkendali
Minggu, 4 Oktober 2026, 23.29 WITA

