Minggu, 4 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

EJIF 2026 Torehkan Rp2,4 Triliun dari 12 Komitmen Investasi

Forum Investasi Jawa Timur 2026 berhasil mencatat kesepakatan investasi senilai Rp2,4 triliun melalui 12 komitmen bisnis yang mendukung pertumbuhan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Minggu, 4 Oktober 2026, 21.29 WITA·👁 1 orang membaca· 1 hari ini · 2x dibuka
EJIF 2026 Torehkan Rp2,4 Triliun dari 12 Komitmen Investasi📷 ANTARA

Kendari, ıNarasikita - East Java Investment Forum (EJIF) 2026 sukses menghasilkan komitmen investasi senilai Rp2,4 triliun dari 12 proyek strategis yang disepakati selama dua hari penyelenggaraan di Surabaya. Kegiatan ini menjadi wadah kolaboratif antara sektor publik dan swasta untuk mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan di Jawa Timur melalui peningkatan aliran modal dan pembukaan peluang kerja.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Jawa Timur menegaskan bahwa investasi bukan hanya menjadi penopang pertumbuhan ekonomi, tetapi juga instrumen penting dalam pengentasan kemiskinan. Ia menekankan perlunya dukungan berkelanjutan dari kebijakan fiskal, stabilitas sistem keuangan, serta infrastruktur pembayaran yang handal untuk menciptakan iklim investasi yang kuat dan berkelanjutan.

Pemerintah Provinsi Jawa Timur, melalui Wakil Gubernur Emil Elestianto Dardak, menyatakan komitmen kuat untuk memperkuat sinergi dengan pemerintah kabupaten dan kota guna menciptakan ekosistem investasi yang kondusif. Sektor manufaktur dan pertanian dipandang sebagai fondasi utama yang mampu menarik minat investor, baik lokal maupun asing, untuk berinvestasi di wilayah tersebut.

Dalam forum tersebut, disiapkan 28 proyek siap investasi (IPRO) dengan potensi nilai mencapai Rp73,7 triliun, tersebar di sektor manufaktur, pariwisata, infrastruktur, dan agroindustri. Selain itu, EJIF 2026 juga menawarkan tujuh kawasan industri, kawasan ekonomi khusus, 80 aset milik pemerintah daerah, serta berbagai proyek potensial dari sektor perbankan. Kegiatan ini melibatkan pelaku usaha, calon investor, pemilik proyek, pemerintah daerah, lembaga keuangan, serta perwakilan dari negara seperti Inggris, Belanda, Australia, Tiongkok, Jepang, Korea Selatan, Arab Saudi, Singapura, dan Malaysia.

Diskusi panel bersama institusi seperti Danantara Indonesia, Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM, serta Kamar Dagang dan Industri Jawa Timur menjadi bagian penting dari rangkaian acara, membahas prospek investasi dan dukungan kebijakan pemerintah terhadap dunia usaha. Kegiatan ini menunjukkan komitmen serius Jawa Timur dalam mempercepat transformasi ekonomi melalui investasi yang berkualitas dan berkelanjutan.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya