Minggu, 4 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Pengelolaan Bandara Dhoho Beralih ke Surya Dhoho Investama

Pengelolaan Bandara Dhoho di Kediri resmi berpindah dari Angkasa Pura Indonesia ke PT Surya Dhoho Investama, anak usaha Gudang Garam, sejak 25 September 2026.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Minggu, 4 Oktober 2026, 21.03 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Pengelolaan Bandara Dhoho Beralih ke Surya Dhoho Investama📷 CNBC Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Pengelolaan Bandara Dhoho di Kabupaten Kediri, Jawa Timur, telah berpindah dari PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) ke PT Surya Dhoho Investama (SDHI), perusahaan yang merupakan anak usaha PT Gudang Garam Tbk. Perubahan ini berlaku efektif mulai 25 September 2026, setelah masa kerja sama antara kedua pihak berakhir pada 31 Agustus 2026. Keputusan ini ditegaskan melalui surat resmi dari Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Lukman F. Laisa, yang menetapkan SDHI sebagai pengelola resmi bandara tersebut.

Pengalihan pengelolaan dilakukan berdasarkan peraturan pemerintah yang mengatur skema konsesi bandar udara. Sejak 19 September 2026, PT Surya Dhoho Investama telah resmi mendapatkan sertifikat sebagai badan usaha bandar udara, menandai legalitas penuh atas kewenangan mengelola fasilitas penerbangan di wilayah tersebut. Proses ini merupakan bagian dari kebijakan pemerintah dalam mendorong partisipasi sektor swasta dalam pengelolaan infrastruktur transportasi udara, khususnya melalui skema kerja sama pemerintah dan badan usaha (KPBU).

Dalam skema ini, Direktur Jenderal Perhubungan Udara bertindak sebagai penanggung jawab proyek, sementara PT Surya Dhoho Investama menjadi operator yang bertanggung jawab atas operasional, pemeliharaan, dan pengembangan fasilitas bandara. Pendapatan dari hasil konsesi akan menjadi bagian dari pendapatan negara. Jika terjadi pelanggaran terhadap perjanjian atau ketentuan operasional, pemerintah berhak memberikan sanksi administratif sesuai peraturan yang berlaku.

Perubahan ini menandai langkah strategis dalam diversifikasi pengelolaan bandar udara di luar lingkup BUMN, sekaligus menunjukkan semakin kuatnya peran sektor swasta dalam pengembangan infrastruktur publik. Dengan pengelolaan yang lebih fleksibel dan berbasis komersial, diharapkan Bandara Dhoho dapat meningkatkan efisiensi, kualitas layanan, dan daya tarik investasi di wilayah Jawa Timur bagian timur.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya