Teh Jahe Hangat Bantu Legakan Perut Kembung Malam Hari
Minum teh jahe hangat sebelum tidur dapat meredakan kembung karena sifatnya yang mendukung pengosongan lambung dan mengurangi peradangan saluran pencernaan.
Redaksi iNarasikita·Minggu, 4 Oktober 2026, 21.28 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
📷 ANTARAKendari, ıNarasikita - Konsumsi teh jahe hangat sebelum tidur menjadi rekomendasi dari ahli gizi untuk mengurangi rasa kembung yang sering muncul di malam hari. Menurut pendapat ahli diet, minuman ini tidak mengandung kafein dan memiliki rasa hangat serta sedikit pedas, sehingga efektif menenangkan sistem pencernaan setelah aktivitas makan sepanjang hari. Kembung yang terasa berat sering disebabkan oleh makanan yang tinggal terlalu lama di lambung, dan jahe dikenal mampu mempercepat proses pengosongan lambung, membantu mengurangi ketidaknyamanan tersebut.
Senyawa aktif dalam jahe, seperti gingerol dan shogaol, memiliki sifat antiinflamasi dan antioksidan yang dapat menekan peradangan pada saluran pencernaan. Kondisi peradangan ini kerap menjadi pemicu mual, muntah, atau gangguan pencernaan lainnya. Saat jahe diproses melalui pemanasan atau pengeringan, gingerol berubah menjadi shogaol, yang tetap menjaga efek positif pada kesehatan perut. Selain itu, jahe juga mengandung paradol, senyawa alami yang turut berkontribusi mengurangi stres oksidatif di saluran pencernaan.
Khusus untuk masalah mual yang menyertai kembung, jahe memiliki bukti klinis kuat dalam menangani gejala tersebut. Ahli nutrisi menyebut jahe efektif meredakan mual, terutama setelah makan berlebihan di malam hari. Senyawa gingerol dan shogaol tidak hanya menenangkan usus, tetapi juga menghambat sinyal dari usus ke otak yang memicu rasa mual. Zingerone, senyawa lain dalam jahe, turut berperan dalam mengurangi ketidaknyamanan perut secara menyeluruh.
Penggunaan jahe sebagai minuman herbal telah terbukti membantu berbagai kondisi pencernaan, termasuk mual akibat kehamilan, yang merupakan salah satu aplikasi paling terkenal dari jahe dalam dunia medis. Meskipun berfokus pada manfaat kesehatan, penting untuk mengonsumsi jahe dalam jumlah wajar agar tidak menimbulkan efek samping. Dengan kandungan alami yang menenangkan, teh jahe hangat tetap menjadi pilihan alami dan aman untuk mendukung kesehatan pencernaan di malam hari.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Kolaborasi Kuliner Indonesia-China Perkuat Pendidikan dan Industri
Kerja sama antara Indonesia dan Tiongkok di sektor kuliner terus berkembang melalui pelatihan chef, pendidikan vokasi, dan penjajakan bisnis di bidang pangan.
4 Oktober 2026

Kopi Hitam dan Pembakaran Lemak: Fakta Ilmiah di Balik Iklan
Kopi hitam dapat meningkatkan metabolisme dan lipolisis, namun manfaatnya terbatas tanpa gaya hidup sehat dan batas konsumsi yang tepat.
4 Oktober 2026

Matcha dan Kopi: Perbandingan Manfaat Kesehatan yang Harus Diketahui
Matcha dan kopi memiliki keunggulan medis berbeda, dengan matcha menawarkan energi stabil dan kesehatan pencernaan lebih baik dibandingkan kopi yang memberi dorongan cepat namun berisiko sampingan.
4 Oktober 2026

Hindari 6 Makanan Ini Saat Haid untuk Kurangi Kram dan Ketidaknyamanan
Konsultasi dengan Kemenkes menyarankan batasi konsumsi makanan tinggi garam, gula, kafein, pedas, daging merah, dan olahan susu saat menstruasi untuk mengurangi gejala tak nyaman.
4 Oktober 2026
Berita Lainnya

Wabup Nagekeo Meninggal Usai Pantau Perbaikan Jalan Rusak
Minggu, 4 Oktober 2026, 21.30 WITA

Ben Affleck Soroti Etika Penggunaan AI dalam Sinema
Minggu, 4 Oktober 2026, 21.29 WITA

EJIF 2026 Torehkan Rp2,4 Triliun dari 12 Komitmen Investasi
Minggu, 4 Oktober 2026, 21.29 WITA

Pengawasan WNA di Tangerang Diperketat Pasca Temuan Pelanggaran Izin
Minggu, 4 Oktober 2026, 21.29 WITA

Kota Berbasis AI dan Nilai Lokal Hadir di Bali
Minggu, 4 Oktober 2026, 21.29 WITA

Warga Badui Ajak Pemerintah Jaga Hutan untuk HUT Banten ke-26
Minggu, 4 Oktober 2026, 21.29 WITA

Manager Fox Ajukan Permohonan Putar Film di Istana
Minggu, 4 Oktober 2026, 21.28 WITA

Marinir AS Ditahan Terkait Pembunuhan dan Pencurian di Okinawa
Minggu, 4 Oktober 2026, 21.28 WITA

