AZKO Perkuat Keberlanjutan dengan Target 2030
AZKO menegaskan komitmen keberlanjutan melalui program Berbagi Cahaya dan BISA BAIK, dengan target jangkauan 80 kota hingga 2030 dan peningkatan produk ramah lingkungan hingga 22%.
Redaksi iNarasikita·Minggu, 4 Oktober 2026, 21.03 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - AZKO terus memperkuat komitmennya terhadap keberlanjutan dengan menerapkan strategi Sustainability Ambitions 2030 yang berbasis pada tiga pilar utama: People, Environment, dan Business. Pendekatan ini tidak hanya menekankan aspek sosial dan lingkungan, tetapi juga menjadi fondasi dalam membangun bisnis yang berkelanjutan dan berdampak positif. Upaya ini didukung oleh prinsip Good Corporate Governance (GCG) yang diterapkan secara konsisten dalam operasional perusahaan, termasuk dalam pencapaian peringkat ESG dari MSCI dan Sustainalytics yang menunjukkan peningkatan kinerja tata kelola.
Salah satu inisiatif utama yang telah berjalan sejak 2017 adalah program Berbagi Cahaya, yang menyediakan lampu LED hemat energi bagi masyarakat di berbagai fasilitas publik. Hingga saat ini, lebih dari 37.000 unit lampu telah didistribusikan ke 30 kota dan 50 lokasi strategis seperti sekolah, rumah ibadah, museum, dan pusat kebudayaan. Program ini akan terus berlanjut hingga 2030, dengan target menjangkau 30.000 rumah, 300 sekolah, dan 300 fasilitas publik di 80 kota. Dengan distribusi ini, diperkirakan konsumsi listrik bisa diminimalkan hingga 73,8 juta kWh dan emisi karbon dioksida terhindar sekitar 64.206 ton selama masa pakai lampu.
Di sisi lain, AZKO meluncurkan program BISA BAIK (Bersama Atasi Sampah Barang Elektronik) untuk mendorong pengelolaan sampah elektronik secara bertanggung jawab. Program ini menyediakan drop box di 24 gerai yang tersebar di 17 kota besar, termasuk Jakarta, Surabaya, Makassar, dan Bandung. Fokusnya adalah mengurangi volume sampah elektronik yang masuk ke TPA melalui pengumpulan dan daur ulang yang terkelola. Program ini merupakan bagian integral dari pilar lingkungan dalam Sustainability Ambitions 2030, yang sejalan dengan upaya nasional menciptakan ekonomi sirkular.
Komitmen keberlanjutan juga tercermin dalam portofolio produk AZKO, di mana lebih dari 10% kini terdiri dari produk yang mendukung efisiensi energi dan air, pengurangan limbah, serta bahan baku ramah lingkungan. Target hingga 2030 adalah meningkatkan proporsi ini menjadi 22%. Produk unggulan seperti lampu LED AZKO powered by KRISBOW telah mendapat sertifikasi efisiensi energi dari Kementerian ESDM, memiliki masa pakai hingga 15.000 jam, serta dilengkapi fitur eye comfort dan garansi ganti baru. Selain itu, produk lain seperti baterai isi ulang, komposter pintar, dan perangkat hemat air juga telah memenuhi standar internasional seperti FSC, PEFC, Ecolabel, EPD, dan GRS.
Dalam menyampaikan visinya, Direktur AZKO, Teresa Wibowo, menegaskan bahwa keberlanjutan bukan hanya soal program sosial, tetapi juga bagian dari strategi bisnis yang terintegrasi. “Kami berupaya menciptakan dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat sekaligus membangun bisnis yang transparan, akuntabel, dan berkelanjutan,” ujarnya. Pendekatan holistik ini, yang menggabungkan produk, program, dan tata kelola perusahaan, menunjukkan komitmen AZKO dalam mewujudkan masa depan yang lebih berkelanjutan bagi Indonesia.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Wabup Nagekeo Meninggal Usai Pantau Perbaikan Jalan Rusak
Wakil Bupati Nagekeo, Gonzalo Gratianus Muga Sada, meninggal dunia setelah mengalami gangguan kesehatan saat kembali dari pemantauan perbaikan jalan di Desa Rendu Tutubhada.
4 Oktober 2026

Manager Fox Ajukan Permohonan Putar Film di Istana
Manager Twentieth Century Fox Indonesia memohon izin kepada Presiden untuk memutar film "The Robe" di Istana, sebagai bagian dari upaya promosi teknologi Cinemascope yang masa berlakunya hampir habis.
4 Oktober 2026

RLCO Perkenalkan Produk Sarang Burung Premium untuk Pasar Dalam Negeri
Perusahaan bergerak di bidang sarang burung walet meluncurkan lini produk premium lokal dengan standar internasional, menawarkan transparansi asal dan proses produksi kepada konsumen domestik.
4 Oktober 2026

Pengelolaan Bandara Dhoho Beralih ke Surya Dhoho Investama
Pengelolaan Bandara Dhoho di Kediri resmi berpindah dari Angkasa Pura Indonesia ke PT Surya Dhoho Investama, anak usaha Gudang Garam, sejak 25 September 2026.
4 Oktober 2026
Berita Lainnya

Ben Affleck Soroti Etika Penggunaan AI dalam Sinema
Minggu, 4 Oktober 2026, 21.29 WITA

EJIF 2026 Torehkan Rp2,4 Triliun dari 12 Komitmen Investasi
Minggu, 4 Oktober 2026, 21.29 WITA

Pengawasan WNA di Tangerang Diperketat Pasca Temuan Pelanggaran Izin
Minggu, 4 Oktober 2026, 21.29 WITA

Kota Berbasis AI dan Nilai Lokal Hadir di Bali
Minggu, 4 Oktober 2026, 21.29 WITA

Warga Badui Ajak Pemerintah Jaga Hutan untuk HUT Banten ke-26
Minggu, 4 Oktober 2026, 21.29 WITA

Teh Jahe Hangat Bantu Legakan Perut Kembung Malam Hari
Minggu, 4 Oktober 2026, 21.28 WITA

Marinir AS Ditahan Terkait Pembunuhan dan Pencurian di Okinawa
Minggu, 4 Oktober 2026, 21.28 WITA

Hekente Wakatobi: Perempuan Jaga Budaya Bahari dengan Tradisi Menjaring Ikan
Minggu, 4 Oktober 2026, 21.28 WITA

