Minggu, 4 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Harga Emas Turun, Ini Strategi Investasi untuk Pemula

Penurunan harga emas di berbagai pasar menawarkan kesempatan bagi pemula untuk mulai berinvestasi dengan strategi yang disiplin dan berbasis tujuan jangka panjang.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Minggu, 4 Oktober 2026, 21.02 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Harga Emas Turun, Ini Strategi Investasi untuk Pemula📷 CNBC Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Harga emas kembali menunjukkan tren penurunan pada akhir pekan ini, dengan harga emas batangan di berbagai platform tercatat lebih rendah dibandingkan sebelumnya. Di Galeri 24 milik Pegadaian, harga emas 1 gram turun menjadi Rp2.506.000 dari posisi sebelumnya Rp2.511.000. Sementara itu, emas Antam berukuran serupa dibanderol Rp2.613.000, turun tipis dari Rp2.615.000, sementara emas UBS mencatatkan harga Rp2.530.000 per gram, lebih murah dari Rp2.535.000 pada hari sebelumnya. Emas Antam Mulia Retro juga mengalami penurunan menjadi Rp2.511.000 per gram dari posisi Rp2.516.000.

Meskipun fluktuasi harga menjadi hal wajar, emas tetap dianggap sebagai instrumen investasi yang stabil dalam jangka panjang. Bagi pemula, penting untuk memahami bahwa investasi bukan sekadar membeli logam mulia, melainkan proses sistematis yang harus didukung dengan rencana dan disiplin. Salah satu kunci utama adalah menentukan tujuan keuangan yang jelas, seperti dana pensiun, pendidikan anak, atau tabungan jangka panjang, dengan jangka waktu minimal lima tahun agar potensi imbal hasil bisa maksimal.

Pemilihan platform investasi juga menjadi faktor krusial. Pemula disarankan memilih layanan emas digital yang telah terdaftar dan diawasi oleh Bappebti, sehingga terhindar dari risiko penipuan atau investasi ilegal. Selain itu, penting untuk secara rutin memantau pergerakan harga emas yang dipengaruhi oleh dinamika pasar global, terutama nilai tukar dolar AS. Saat harga turun, ini menjadi momen strategis untuk menambah posisi investasi, sedangkan saat harga naik, mempertimbangkan penjualan sebagian aset bisa membantu mengamankan keuntungan.

Untuk emas fisik, perlu dipersiapkan tempat penyimpanan yang aman seperti brankas berlapis keamanan, namun alternatif lebih praktis adalah memilih investasi emas digital yang disimpan secara aman oleh penyedia layanan tanpa biaya tambahan. Kunci utama keberhasilan investasi emas adalah konsistensi dan disiplin dalam menanam modal secara rutin, sesuai rencana yang telah dibuat. Dengan demikian, meskipun harga fluktuatif, potensi imbal hasil akan terwujud seiring waktu.

Pemilik NPWP dikenakan PPh Pasal 22 sebesar 0,25% saat membeli emas Antam, sedangkan non-NPWP dikenakan 0,5%. Pada transaksi buyback emas Antam dengan nilai di atas Rp10 juta, tarif pajak naik menjadi 1,5% untuk pemilik NPWP dan 3% bagi non-NPWP, yang dipotong langsung dari nilai transaksi.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya