Selasa, 6 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Penyelam Polisi Temukan Arca Romawi di Dasar Laut Sardinia

Tim penyelam polisi di Sardinia menemukan tiga artefak terakota berusia sekitar 2.000 tahun di dasar laut, termasuk baskom pengangkut dan amfora, yang diduga berasal dari era Kekaisaran Romawi.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Senin, 5 Oktober 2026, 09.07 WITA·👁 1 orang membaca· 0 hari ini · 5x dibuka
Penyelam Polisi Temukan Arca Romawi di Dasar Laut Sardinia📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Tim penyelam dari kepolisian Olbia, Sardinia, mengungkap penemuan artefak kuno di dasar laut dekat Porto Rotondo saat melaksanakan patroli rutin untuk memastikan keselamatan perairan. Awalnya, mereka mengamati pecahan terakota yang tergeletak di dasar laut, yang kemudian memicu penyelaman lanjutan untuk mengeksplorasi lebih dalam. Hasilnya, ditemukan sejumlah wadah yang sebagian besar masih utuh, termasuk satu baskom pengangkut serta berbagai barang kecil lainnya yang terbuat dari tanah liat.

Penemuan tersebut dilaporkan oleh Kantor Pusat Kepolisian Sassari pada akhir Agustus, dengan dokumentasi visual yang menunjukkan artefak dalam kondisi terendam, tertutup endapan dan rumput laut. Salah satu amfora yang ditemukan memiliki dua pegangan vertikal dan leher sempit, ciri khas wadah yang digunakan Romawi untuk menyimpan dan mengangkut komoditas seperti minyak zaitun, anggur, dan biji-bijian. Tim kemudian melakukan pengerukan hati-hati untuk memastikan keutuhan artefak sebelum mengangkatnya ke permukaan.

Berdasarkan analisis awal, artefak diperkirakan berasal dari masa antara paruh kedua abad pertama sebelum Masehi hingga abad pertama Masehi. Asal produksinya kemungkinan besar berasal dari wilayah Lazio, Campania, atau Semenanjung Iberia—daerah yang dikenal sebagai pusat produksi terakota Romawi. Semua benda yang ditemukan telah didokumentasikan secara lengkap dan diserahkan kepada otoritas arkeologi untuk penelitian lebih lanjut guna menentukan usia, asal, dan konteks sejarahnya secara akurat.

Para ahli juga akan mengevaluasi apakah lokasi penemuan merupakan bagian dari situs arkeologi bawah laut yang lebih luas, serta memastikan apakah masih ada artefak lain yang belum terdeteksi. Penemuan ini menambah koleksi artefak Romawi yang ditemukan di perairan Italia, sejalan dengan penemuan bangkai kapal dagang Romawi di Laut Ionia pada Juni 2025, yang juga membawa muatan amfora dan diperkirakan berasal dari era Kekaisaran Romawi akhir.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya