Filipina Bekuk 241 WNA dalam Operasi Besar Judi Online Ilegal
Otoritas Filipina menangkap 241 warga asing, mayoritas dari China, dalam penggerebekan besar-besaran di Mindanao yang diduga menjadi pusat operasi judi online ilegal.
Redaksi iNarasikita·Senin, 5 Oktober 2026, 12.07 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Pihak berwenang Filipina melakukan penggerebekan masif di dua lokasi di Mindanao, menangkap 241 warga asing yang diduga terlibat dalam operasi judi daring ilegal. Operasi ini, yang melibatkan militer dan instansi penegak hukum, disebut sebagai yang terbesar sepanjang tahun 2026 dalam penanganan aktivitas Philippine Offshore Gaming Operators (POGO). Sebagian besar tersangka berasal dari Tiongkok, dengan sisanya berasal dari Kamboja, Malaysia, Indonesia, Myanmar, dan Hong Kong.
Dalam operasi yang berlangsung pada Jumat (2/10), petugas menemukan sejumlah besar peralatan digital seperti komputer, laptop, telepon seluler, serta kartu SIM yang diduga digunakan untuk menjalankan aktivitas ilegal. Kepala Imigrasi Filipina, Joel Viado, menegaskan bahwa penindakan ini merupakan bagian dari upaya sistematis untuk menegakkan aturan imigrasi dan mencegah penggunaan wilayah negara sebagai basis kegiatan kriminal. Ia menekankan bahwa Filipina tidak boleh dimanfaatkan untuk aktivitas ilegal yang merugikan keamanan nasional.
Pemerintah Filipina telah melarang operasi POGO sejak 2024, menyusul temuan bahwa kelompok kejahatan terorganisasi memanfaatkan izin bisnis tersebut sebagai kedok untuk perdagangan manusia, pencucian uang, penipuan daring, penculikan, dan kekerasan fisik. Penyelidikan terhadap sejumlah tersangka masih berlangsung, dengan fokus pada dugaan keterlibatan dalam jaringan perdagangan manusia. Sementara itu, semua tersangka asing yang tidak memiliki izin tinggal sah akan dideportasi.
Juru bicara Kedutaan Besar Tiongkok di Filipina, Ji Lingpeng, menyatakan bahwa pihaknya sedang berkoordinasi dengan otoritas setempat untuk mendapatkan informasi lengkap mengenai kasus ini. Ia menegaskan bahwa hukum Tiongkok secara tegas melarang perjudian, termasuk aktivitas perjudian oleh warga negara di luar negeri maupun bekerja untuk perusahaan perjudian.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Murid SD Pemalang Meninggal Dunia Diduga Akibat Kekerasan Kakak Kelas
Seorang siswa kelas 2 SD di Pemalang meninggal dunia setelah diduga menjadi korban pemukulan dan tendangan oleh tiga kakak kelas, peristiwa yang memicu desakan agar sekolah dan pihak berwajib segera mengungkap fakta dan mencegah kejadian serupa di masa depan.
5 Oktober 2026

Pemerintah Jepang Protes Kematian Perempuan di Okinawa Akibat Anggota Marinir AS
Perdana Menteri Jepang menyampaikan protes keras atas penangkapan anggota Marinir AS yang diduga membunuh perempuan 39 tahun di Naha, Okinawa, dan menekankan pentingnya kerja sama penuh dalam penyelidikan.
5 Oktober 2026

Listrik Padam saat Sidang Roy Suryo, JPU Tetap Baca Tanggapan
Gangguan listrik membuat ruang sidang PN Jakarta Timur gelap saat JPU membacakan tanggapan atas nota perlawanan Roy Suryo, namun sidang tetap berjalan tanpa pengeras suara.
5 Oktober 2026

MNC Life Dukung PRIMAROX 2026, Perkuat Sinergi Sipil-TNI/POLRI Lewat Kompetisi Hybrid
PRIMAROX 2026 digelar di ICE BSD City sebagai ajang hybrid fitness race yang menggabungkan masyarakat umum, TNI, dan POLRI dalam kompetisi berbasis sportivitas dan kebersamaan.
5 Oktober 2026
Berita Lainnya

Jadwal Comeback Idola Kpop Oktober 2026 Diumumkan
Senin, 5 Oktober 2026, 12.27 WITA

Charlie Higson Tolak Jack Lowden Jadi Penerus James Bond
Senin, 5 Oktober 2026, 12.26 WITA

Tiket Final ASEAN Cup 2026 di Jakarta Ludes Terjual
Senin, 5 Oktober 2026, 12.15 WITA

Charlotte Salawati, Tokoh Perempuan yang Dihapus dari Sejarah
Senin, 5 Oktober 2026, 12.15 WITA

Kopilot Serang Pilot dengan Kapak, Pesawat Flydubai Terjun 5.200 Meter
Senin, 5 Oktober 2026, 12.15 WITA

Influenza A Melonjak di Sulawesi Tenggara, Warga Keluhkan Gejala Berat
Senin, 5 Oktober 2026, 12.14 WITA

Arrmanatha Nasir Dilantik Jadi Menlu RI, Pernah Bimbing Presiden PBB
Senin, 5 Oktober 2026, 12.14 WITA

Ukraina Buka Ruang Diskusi Teknis Trilateral di UEA
Senin, 5 Oktober 2026, 12.07 WITA

