Indonesia Masuk Peringkat Empat Ekonomi Syariah Global
Ekonomi syariah Indonesia mencapai Rp3,131 triliun, menempati posisi keempat dunia, didukung sertifikasi halal dan ekspansi kebijakan keuangan inklusif.
Redaksi iNarasikita·Rabu, 9 September 2026, 22.35 WITA·👁 5 orang membaca· 4 hari ini · 15x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - Ekonomi syariah di Tanah Air kini menunjukkan dominasi signifikan di kancah internasional, dengan nilai total mencapai Rp3,131 triliun. Angka ini menempatkan Indonesia sebagai pemain utama dalam ekosistem ekonomi berbasis syariah global, menempati peringkat empat secara keseluruhan. Pencapaian ini menjadi bukti konsistensi kebijakan pemerintah dalam membangun fondasi ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.
Dalam laporan terkini, Indonesia juga menjadi produsen terbesar produk halal, terutama di sektor mode dan busana muslim. Kepemimpinan ini diperkuat oleh jumlah sertifikasi halal yang telah mencapai 4,4 juta sertifikat, menunjukkan tingkat kepercayaan tinggi terhadap standar kehalalan produk lokal. Pemerintah terus memperluas jaringan kerja sama internasional melalui perjanjian pengakuan saling (mutual recognition arrangement) dengan 39 negara, mempermudah perdagangan lintas batas produk halal.
Untuk mendorong pertumbuhan lebih dalam, pemerintah memperkuat akses pembiayaan syariah melalui KUR Syariah yang digenjot penyebarannya ke sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Di samping itu, perbankan syariah terus diperkuat sebagai infrastruktur utama pembiayaan produktif. Penguatan ini sejalan dengan upaya memaksimalkan potensi dana sosial seperti zakat, infak, sedekah, dan wakaf (ZISWAF) melalui koordinasi antarlembaga guna mendukung pembangunan sosial dan ekonomi.
Pemerintah juga menekankan pentingnya penguatan kapasitas UMKM melalui pendampingan teknis, pengembangan SDM, serta sinergi dengan lembaga keuangan syariah. Aceh menjadi contoh nyata dalam integrasi ekosistem keuangan syariah, dengan keterlibatan aktif perbankan, lembaga nonbank, dan Baitul Mal yang saling mendukung. Inisiatif ini menjadi model yang dapat direplikasi di wilayah lain.
Dengan potensi aset keuangan syariah, industri halal, dan keuangan sosial yang terus berkembang, ekonomi syariah di Indonesia tidak hanya menjadi pilar ekonomi alternatif, tetapi juga kontributor utama dalam pencapaian kesejahteraan nasional. Pemerintah menegaskan komitmen untuk terus memperkuat fondasi ekosistem ini sebagai bagian dari transformasi ekonomi berkelanjutan.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Perlindungan Anak Saat Paparan Abu Vulkanik dari Anak Krakatau
Orang tua diminta meningkatkan proteksi anak dari abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau melalui tindakan preventif dan penanganan dini gejala pernapasan.
10 September 2026

APBN Tangguh Hadapi Lonjakan Harga Minyak
Menteri Keuangan menegaskan APBN masih aman meski harga minyak dunia menyentuh US$100 per barel, dengan defisit tetap di bawah 3% dan ruang fiskal cukup.
10 September 2026

10 Bank Mulai Uji Coba Pemungutan PPN Digital
Sepuluh lembaga perbankan resmi melaksanakan uji coba sistem pemungutan PPN atas transaksi digital luar negeri, sebagai langkah awal perluasan kebijakan pajak digital di Indonesia.
10 September 2026

Tunggal Jaya Investama Perkuat Kendali di IMPC Lewat Pembelian Saham Besar
Perusahaan yang mengendalikan Impack Pratama Industri memperbesar kepemilikan hingga 38,39% lewat pembelian 6,6 juta saham dengan harga rata-rata Rp1.465 per saham pada September 2026.
10 September 2026
Berita Lainnya

Jaguar Land Rover Potong 4.000 Pekerja Akibat Tekanan Pasar Global
Kamis, 10 September 2026, 15.46 WITA

Atto 1 Pimpin Penjualan Mobil Listrik di Indonesia
Kamis, 10 September 2026, 15.46 WITA

Perpanjang STNK Tanpa KTP Pemilik, Berlaku Hingga 2026
Kamis, 10 September 2026, 15.45 WITA

Malon Lam Diciduk Usai Curi Bitcoin Rp4,2 Triliun untuk Beli Mobil Mewah
Kamis, 10 September 2026, 15.45 WITA

iPhone Duo Siap Meluncur di Indonesia Akhir 2026
Kamis, 10 September 2026, 15.38 WITA

Apple Perkenalkan Seri Wearables Terbaru dengan Fokus Kesehatan dan Performa
Kamis, 10 September 2026, 15.38 WITA

Apple Perkenalkan iPhone Duo, Ponsel Lipat Pertama Secara Global
Kamis, 10 September 2026, 15.38 WITA

Harga iPhone 18 Pro Series Diprediksi Melonjak di Pasar Indonesia
Kamis, 10 September 2026, 15.38 WITA


