Indonesia-Rusia Perkuat Kerja Sama Ekonomi Strategis
Pertemuan tingkat menteri di Bogor fokus pada percepatan FTA dengan EAEU dan peningkatan perdagangan hingga 21,6% pada 2025.
Redaksi iNarasikita·Minggu, 18 Oktober 2026, 12.12 WITA·👁 3 orang membaca· 0 hari ini · 74x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - Pertemuan bilateral antara Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia Airlangga Hartarto dan Deputi Pertama Perdana Menteri Rusia Denis Manturov di Bogor menandai langkah strategis dalam memperkuat hubungan ekonomi bilateral. Fokus utama pertemuan ini mencakup perluasan kemitraan antar-pelaku usaha, peningkatan kapasitas industri nasional, serta eksplorasi kolaborasi di sektor kunci seperti perkapalan dan kedirgantaraan. Pertemuan ini menjadi tindak lanjut dari komunikasi tingkat tinggi antara Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Vladimir Putin di Vladivostok, serta hasil Sidang Komisi Bersama ke-14 RI-Rusia di Kazan.
Nilai perdagangan Indonesia dengan Rusia pada tahun 2025 mencapai US$4,84 miliar, meningkat signifikan 21,6% dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar US$3,98 miliar. Komoditas utama yang mendorong pertumbuhan ini meliputi minyak kelapa sawit (CPO), kopi, kakao, produk pertanian, dan pupuk. Untuk mempertahankan momentum tersebut, Airlangga menyambut baik kehadiran delegasi bisnis Rusia dalam Trade Expo Indonesia 2026 sebagai platform strategis memperluas kemitraan B2B dan memperluas diversifikasi perdagangan dua arah.
Manturov menekankan pentingnya interaksi langsung antar perusahaan sebagai fondasi utama pengembangan kerja sama ekonomi. Ia menyebut bahwa perusahaan Rusia aktif mengikuti forum bisnis dan sesi diskusi tematik yang membahas perdagangan, investasi, serta kolaborasi industri. Kehadiran langsung para pelaku usaha dari kedua negara dinilai menjadi faktor penentu dalam mewujudkan kerja sama yang konkret dan berkelanjutan.
Salah satu isu krusial yang dibahas adalah percepatan implementasi Perjanjian Perdagangan Bebas (FTA) antara Indonesia dan Eurasian Economic Union (EAEU). Proses ratifikasi telah memasuki tahap akhir, dengan target penyelesaian administrasi hingga akhir tahun 2026 agar perjanjian dapat segera berlaku efektif. FTA ini diharapkan membuka akses pasar luas bagi produk unggulan Indonesia seperti kelapa sawit, kopi, kakao, tekstil, dan furnitur ke wilayah EAEU.
Kolaborasi juga diperluas ke sektor pertanian, adopsi teknologi, manufaktur, serta peningkatan keandalan rantai pasok. Kedua pihak sepakat memperkuat sinergi di berbagai lini ekonomi untuk menciptakan nilai bersama dan memperkokoh kemandirian ekonomi. Turut hadir dalam pertemuan ini Deputi Bidang Koordinasi Kerja Sama Ekonomi dan Investasi Edi Prio Pambudi serta Deputi Bidang Koordinasi Pengelolaan dan Pengembangan Usaha BUMN Ferry Irawan sebagai pendamping Menko Airlangga.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Lula dan Flavio Bolsonaro Saling Serang di Debat Akhir Pemilu
Debat terakhir sebelum putaran kedua pemilu Brasil memperlihatkan pertarungan sengit antara Lula dan Flavio Bolsonaro, yang saling menyerang secara pribadi dan menyoroti kebijakan masing-masing.
25 Oktober 2026

RI Kurangi Ekspor Gas ke Singapura, Dampaknya Di Bawah 2 Persen
Pengurangan pasokan gas ke Singapura oleh Indonesia mencapai 17 miliar Btu per hari selama 18 hari, berdampak kurang dari 2 persen terhadap kebutuhan harian negara tersebut.
25 Oktober 2026

OpenAI Perkuat Riset Farmasi Lewat Akuisisi Startup AI
OpenAI mengakuisisi Orchestra Bio untuk memperluas penerapan kecerdasan buatan dalam pengembangan obat melalui otomasi proses riset dan koordinasi tim ilmiah.
25 Oktober 2026

Gerindra Ungguli PDIP dan Golkar dalam Elektabilitas Survei IPO
Survei IPO menunjukkan Partai Gerindra memimpin elektabilitas dengan 23,1 persen, diikuti PDIP 11,6 persen dan Golkar 10,7 persen, sementara sebagian besar partai lain berada di bawah 10 persen.
25 Oktober 2026
Berita Lainnya

Transformasi Energi Indonesia Menapaki Jalur Kemandirian
Minggu, 25 Oktober 2026, 09.30 WITA

Penghapusan Insentif Flat Hemat Rp3 Triliun untuk MBG
Minggu, 25 Oktober 2026, 09.29 WITA

Koneksi Starlink Stabil di Kecepatan 400 km/Jam, Ungkap Menteri Pertahanan Ukraina
Minggu, 25 Oktober 2026, 09.08 WITA

Penyintas Serangan Gereja Yordania Ungkap Detik-detik Pelaku Arahkan Pistol
Minggu, 25 Oktober 2026, 09.07 WITA

Richard Lee: Jangan Lawan Iblis dengan Logika
Minggu, 25 Oktober 2026, 09.06 WITA

Houthi Negasi Serangan ke Makkah dan Madinah, Sebut Klaim Saudi Bohong
Minggu, 25 Oktober 2026, 09.06 WITA

Kanye West Tutup Konser GBK dengan Runaway Emosional
Minggu, 25 Oktober 2026, 09.06 WITA

4 Pilot Tewas dalam Tabrakan Pesawat Latih di Filipina
Minggu, 25 Oktober 2026, 09.06 WITA

