Indonesia Tuntut Kebijakan Penerbangan Israel Tak Diskriminatif
Kementerian Luar Negeri menanggapi penolakan pilot WNI dari Ethiopian Airlines mendarat di Israel, menekankan perlindungan hak pekerja dan keberatan terhadap praktik diskriminatif berbasis kewarganegaraan.
Redaksi iNarasikita·Kamis, 15 Oktober 2026, 12.09 WITA·👁 3 orang membaca· 0 hari ini · 39x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia mengonfirmasi pemantauan terhadap kondisi seorang pilot warga negara Indonesia yang ditolak mendarat di Israel saat menerbangkan pesawat Ethiopian Airlines dari Addis Ababa. Kejadian tersebut terjadi pada malam hari, Minggu (11/10), setelah pesawat telah lepas landas dan memasuki wilayah udara Israel. Menyusul insiden tersebut, pesawat harus melakukan putar balik dan kembali ke Ethiopia, sambil membuang bahan bakar di laut.
Pihak Kemlu melalui KBRI Addis Ababa terus berkoordinasi dengan pihak maskapai dan otoritas terkait untuk memastikan hak-hak pilot WNI sebagai pekerja tetap terlindungi secara penuh. Juru bicara Kemlu, Yvonne Mewengkang, menegaskan bahwa penolakan tersebut tidak seharusnya terjadi, terlebih karena tidak ada indikasi ancaman keamanan dari awak pesawat. Pihak maskapai telah mengakui bahwa insiden ini disebabkan oleh kekeliruan koordinasi internal yang belum teratasi sebelum penerbangan.
Indonesia menyoroti praktik Israel yang membatasi akses awak pesawat dari negara tertentu, termasuk Indonesia, hanya berdasarkan kewarganegaraan. Kebijakan semacam ini dinilai bertentangan dengan prinsip non-diskriminasi dalam kerja sama penerbangan internasional. Meskipun Indonesia mengakui kewenangan otoritas penerbangan negara tujuan menetapkan standar keamanan, kebijakan tersebut harus diterapkan secara objektif, proporsional, dan berbasis risiko, bukan berdasarkan pertimbangan politik atau identitas nasional.
Pilot yang bersangkutan kini telah dialihkan ke rute penerbangan lain sesuai kesepakatan dengan Ethiopian Airlines. Pihak maskapai menyatakan tidak terjadi gangguan signifikan terhadap operasional penerbangan secara keseluruhan. Indonesia tetap berupaya memanfaatkan seluruh jalur komunikasi yang tersedia, termasuk melalui perwakilan diplomatik di Ethiopia, untuk menjaga kepentingan WNI dan mendorong kebijakan penerbangan yang adil dan inklusif.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Gubernur Kalteng Tanam Pohon di Lokasi Karhutla Tumbang Nusa
Gubernur Kalteng lakukan penanaman pohon di wilayah terdampak kebakaran hutan dan lahan sebagai bagian dari rehabilitasi lingkungan dan ajakan bersama jaga kelestarian alam.
24 Oktober 2026

Menteri Tinjau Langsung BSPS di Jakarta Barat
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman meninjau program BSPS di Cengkareng untuk memastikan bantuan bedah rumah sampai tepat sasaran kepada masyarakat berpenghasilan rendah.
24 Oktober 2026

Pemerintah dan Pertamina Percepat Siap Operasional Kilang RDMP Balikpapan
Pemerintah dan Pertamina memastikan kesiapan operasional Kilang RDMP Balikpapan dengan progres 99 persen, demi menjaga keandalan pasokan energi nasional.
24 Oktober 2026

Pemerintah Perkuat Rantai Pasok Pangan Hadapi Tantangan Iklim
Menteri Pertanian menekankan perlunya perbaikan rantai pasok pangan untuk mengatasi disparitas harga antara peternak dan konsumen di tengah ancaman iklim ekstrem.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

D-8 Dorong Perdamaian Melalui Diplomasi dan Kolaborasi Ekonomi
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.26 WITA

Madrasah Harus Jadi Ruang Belajar Inklusif dan Aman Digital
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.26 WITA

PLTS Terapung di Waduk Tembesi Capai 74 Persen Progres
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.25 WITA

OJK Sultra Dorong Inklusi Keuangan Lewat BIK 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.25 WITA
Sulut Juara Umum Kejurnas Pacuan Kuda 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.23 WITA

7 Kebiasaan Sederhana untuk Hidup Lebih Bahagia
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.21 WITA

Makan Sebelum dan Sesudah Olahraga, Kunci Optimalisasi Performa Tubuh
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.20 WITA

Monako Ungguli Dunia sebagai Tempat Tinggal Terbaik 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.11 WITA

