Rabu, 16 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

InJourney Capai Pertumbuhan Laba 10% Tahunan

InJourney mencatat pertumbuhan laba usaha 10% secara tahunan, didukung penguatan operasional dan transformasi hotel BUMN hingga akhir 2026.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Rabu, 16 September 2026, 15.34 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka
InJourney Capai Pertumbuhan Laba 10% Tahunan📷 CNBC Indonesia

Kendari, ıNarasikita - InJourney Group mencatatkan kenaikan laba usaha sebesar 10% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya, menjadi bukti perbaikan signifikan dalam kinerja keuangan perusahaan. Pertumbuhan ini disampaikan dalam pertemuan antara Direksi InJourney dan jajaran pengelola BP BUMN serta Danantara Indonesia, yang digelar di Gedung BP BUMN pada 15 September 2026. Kepemimpinan Dony Oskaria menyampaikan bahwa capaian ini menandai pemulihan setelah sebelumnya mengalami keterlambatan dalam pencapaian kinerja.

Data terbaru menunjukkan bahwa hingga bulan Agustus 2026, pertumbuhan pendapatan InJourney mencapai 6,1%, dengan tren konsisten di kisaran 5 hingga 6% sejak awal tahun hingga pertengahan Agustus. Direktur Utama InJourney, Maya Watono, menyebutkan bahwa EBITDA perusahaan tumbuh 1,7% dan pendapatan bersih mencapai Rp1,27 triliun. Ia menegaskan bahwa pencapaian ini merupakan hasil dari upaya perbaikan berkelanjutan dalam operasional dan layanan.

Dukungan dari BP BUMN dan Danantara Indonesia fokus pada peningkatan standar operasional, kualitas layanan, serta aspek keselamatan dalam pengelolaan fasilitas pariwisata. Langkah ini bertujuan memperkuat ekosistem pariwisata nasional dengan menyediakan layanan yang andal dan aman bagi masyarakat. Fokus utama dalam agenda transformasi adalah percepatan pengelolaan hotel-hotel BUMN yang telah melalui proses konsolidasi, dengan target operasional penuh pada akhir tahun ini melalui entitas Hotel Indonesia Natour (HIN).

Proses penyederhanaan struktur (streamlining) yang dilakukan InJourney menjadi salah satu yang paling cepat di antara grup holding BUMN lainnya. Dony Oskaria menargetkan seluruh anak perusahaan InJourney mencatatkan laba dan ekuitas positif pada tahun depan. Ia juga menekankan pentingnya penurunan utang, yang pada tahun lalu berhasil dikurangi sekitar Rp5 triliun, dengan harapan penurunan lebih dari angka tersebut tercapai pada 2026.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya