Senin, 28 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Investor Asing Jual Saham CPIN Rp13 Miliar di Harga Rp3.132

UBS AG LDN Branch A/C Client melepas 4,05 juta saham CPIN dengan total nilai Rp13 miliar pada 21 September 2026, sementara kinerja perusahaan terus menunjukkan pertumbuhan signifikan.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Senin, 28 September 2026, 12.12 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Investor Asing Jual Saham CPIN Rp13 Miliar di Harga Rp3.132📷 CNBC Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Pemegang saham PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN), yaitu UBS AG LDN Branch A/C Client, melakukan penjualan 4,05 juta saham dengan harga Rp3.132 per lembar pada 21 September 2026. Transaksi ini menghasilkan nilai total sebesar Rp13 miliar, sesuai data yang dikutip dari pengumuman keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI). Setelah transaksi, kepemilikan saham pihak tersebut di CPIN berada pada level 6%.

Kinerja perusahaan pada semester pertama tahun 2026 mencatatkan pencapaian luar biasa, terutama dalam hal laba bersih. Laba neto CPIN mencapai Rp3,71 triliun, tumbuh 95,1% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang sebesar Rp1,90 triliun. Pertumbuhan ini didorong oleh kenaikan pendapatan operasional yang mencapai 19,21% secara tahunan, naik dari Rp33,06 triliun menjadi Rp39,41 triliun.

Indikator profitabilitas per saham juga mengalami kenaikan signifikan, dengan Laba Per Saham (EPS) mencapai Rp226, hampir dua kali lipat dari posisi Rp116 pada semester I 2025. Di sisi aset, total nilai perusahaan tercatat sebesar Rp52,38 triliun per 30 Juni 2026, mengalami peningkatan dibandingkan posisi akhir tahun 2025. Sementara itu, kas dan setara kas perusahaan mencapai Rp5,06 triliun pada akhir semester I 2026, meningkat dari Rp3 triliun pada periode yang sama tahun lalu.

Peningkatan kinerja ini menunjukkan kekuatan fundamental perusahaan di tengah dinamika pasar yang kompleks. Meskipun terjadi penjualan saham oleh investor asing, kenaikan profitabilitas dan likuiditas tetap menjadi penopang keyakinan terhadap prospek jangka panjang CPIN.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya