Investor Asing Jual Saham CPIN Rp13 Miliar di Harga Rp3.132
UBS AG LDN Branch A/C Client melepas 4,05 juta saham CPIN dengan total nilai Rp13 miliar pada 21 September 2026, sementara kinerja perusahaan terus menunjukkan pertumbuhan signifikan.
Redaksi iNarasikita·Senin, 28 September 2026, 12.12 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - Pemegang saham PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN), yaitu UBS AG LDN Branch A/C Client, melakukan penjualan 4,05 juta saham dengan harga Rp3.132 per lembar pada 21 September 2026. Transaksi ini menghasilkan nilai total sebesar Rp13 miliar, sesuai data yang dikutip dari pengumuman keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI). Setelah transaksi, kepemilikan saham pihak tersebut di CPIN berada pada level 6%.
Kinerja perusahaan pada semester pertama tahun 2026 mencatatkan pencapaian luar biasa, terutama dalam hal laba bersih. Laba neto CPIN mencapai Rp3,71 triliun, tumbuh 95,1% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang sebesar Rp1,90 triliun. Pertumbuhan ini didorong oleh kenaikan pendapatan operasional yang mencapai 19,21% secara tahunan, naik dari Rp33,06 triliun menjadi Rp39,41 triliun.
Indikator profitabilitas per saham juga mengalami kenaikan signifikan, dengan Laba Per Saham (EPS) mencapai Rp226, hampir dua kali lipat dari posisi Rp116 pada semester I 2025. Di sisi aset, total nilai perusahaan tercatat sebesar Rp52,38 triliun per 30 Juni 2026, mengalami peningkatan dibandingkan posisi akhir tahun 2025. Sementara itu, kas dan setara kas perusahaan mencapai Rp5,06 triliun pada akhir semester I 2026, meningkat dari Rp3 triliun pada periode yang sama tahun lalu.
Peningkatan kinerja ini menunjukkan kekuatan fundamental perusahaan di tengah dinamika pasar yang kompleks. Meskipun terjadi penjualan saham oleh investor asing, kenaikan profitabilitas dan likuiditas tetap menjadi penopang keyakinan terhadap prospek jangka panjang CPIN.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Konektivitas Digital Jadi Fondasi Ekonomi Berdaulat
Peringatan Hari Bhakti Postel ke-81 menekankan pentingnya infrastruktur digital untuk mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif dan inklusif di seluruh wilayah Indonesia.
28 September 2026

UMK Binaan Pertamina Siap Ekspor Lewat Pelatihan Bisnis Intensif
Puluhan pelaku UMK binaan Pertamina mengikuti pelatihan profesional untuk memperkuat daya saing dalam ajang temu bisnis global Oktober 2026.
28 September 2026

Alokasi Anggaran Pencegahan Stunting di Daerah Menurun Drastis
Penurunan anggaran intervensi gizi di APBD daerah mencapai Rp20,2 triliun pada 2026, menunjukkan tekanan fiskal dan tantangan implementasi program.
28 September 2026

RI Siap Hentikan Impor Bensin Lewat Bioetanol E50
Pemerintah kaji penerapan bahan bakar bioetanol E50 untuk menghentikan impor bensin, berbasis produksi dalam negeri dari tebu, singkong, dan jagung.
28 September 2026
Berita Lainnya

Rifqi Mahesa Sabet Medali Emas di Arung Palakka Champion Bone 2026
Senin, 28 September 2026, 12.42 WITA

Potensi Hujan Lebat di Sejumlah Wilayah Sulawesi Tenggara
Senin, 28 September 2026, 12.18 WITA

Potensi Hujan Lebat di 19 Wilayah, BMKG Imbau Waspada
Senin, 28 September 2026, 12.18 WITA

Peringatan Hari Bhakti Postel 2026 di Bandung Tegaskan Kebangkitan Kepemerintahan Digital Awal Kemerdekaan
Senin, 28 September 2026, 12.17 WITA

Konektivitas Digital Jadi Fondasi Indonesia Berdaulat
Senin, 28 September 2026, 12.16 WITA

Pergeseran Kurikulum di Kampus China Akibat Dominasi AI
Senin, 28 September 2026, 12.15 WITA

Konektivitas Digital sebagai Fondasi Kedaulatan Nasional
Senin, 28 September 2026, 12.15 WITA

PHK Meningkat, Penciptaan Kerja Tetap Dominan
Senin, 28 September 2026, 12.14 WITA

