Senin, 28 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Konektivitas Digital sebagai Fondasi Kedaulatan Nasional

Pemerintah menegaskan konektivitas digital sebagai pilar utama dalam memperkuat kedaulatan bangsa di era teknologi global.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Senin, 28 September 2026, 12.15 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka
Konektivitas Digital sebagai Fondasi Kedaulatan Nasional📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Pemerintah kembali menegaskan pentingnya infrastruktur digital sebagai fondasi strategis dalam memperkuat kedaulatan nasional di tengah percepatan transformasi teknologi. Dalam peringatan Hari Bhakti Pos dan Telekomunikasi ke-81, Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Angga Raka Prabowo menekankan bahwa kemampuan bangsa dalam mengelola dan memanfaatkan teknologi digital kini menjadi indikator kekuatan negara di tingkat global. Ia menyatakan bahwa perjuangan untuk menguasai sarana komunikasi tak lagi terbatas pada pengambilalihan infrastruktur dari masa kolonial, melainkan bertransformasi menjadi upaya membangun dan menguasai teknologi secara mandiri.

Menurut Angga, tantangan saat ini bukan lagi soal akses, tetapi bagaimana teknologi digital dapat menghasilkan perubahan nyata dalam kehidupan masyarakat. Ia menyoroti bahwa konektivitas harus menjadi alat untuk menciptakan kesempatan, bukan sekadar koneksi semata. Dalam konteks ini, pemerintah memandang bahwa transformasi digital harus mampu meningkatkan akses pendidikan, membuka pasar bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta mempermudah akses terhadap layanan publik.

Tema Hari Bakti Pos dan Telekomunikasi tahun ini, "Konektivitas Digital untuk Indonesia Berdaulat", menjadi refleksi dari arahan strategis pemerintah. Angga menekankan bahwa keberhasilan digital tidak bisa diukur dari jumlah pengguna atau jangkauan jaringan saja, melainkan dari dampak nyata yang dirasakan masyarakat. Ia mencontohkan pertanyaan kunci: apakah anak-anak di daerah terpencil kini bisa belajar lebih optimal? Apakah pelaku usaha lokal bisa menjangkau pasar nasional dan internasional? Apakah pelayanan pemerintah sudah lebih cepat dan transparan?

Pemerintah pun berkomitmen untuk menjadikan setiap kemajuan teknologi sebagai sarana pemberdayaan, bukan sekadar pencapaian infrastruktur. Transformasi digital, menurut Angga, harus mengarah pada kehidupan yang lebih mudah, produktif, dan aman bagi seluruh lapisan masyarakat. Ia menekankan bahwa manfaat teknologi harus merata, tanpa memandang lokasi geografis, sehingga tidak ada daerah yang tertinggal dalam era digitalisasi.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya