Senin, 28 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

UMK Binaan Pertamina Siap Ekspor Lewat Pelatihan Bisnis Intensif

Puluhan pelaku UMK binaan Pertamina mengikuti pelatihan profesional untuk memperkuat daya saing dalam ajang temu bisnis global Oktober 2026.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Senin, 28 September 2026, 12.14 WITA·👁 1 orang membaca· 1 hari ini · 3x dibuka
UMK Binaan Pertamina Siap Ekspor Lewat Pelatihan Bisnis Intensif📷 CNBC Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Puluhan pelaku usaha mikro dan kecil (UMK) yang menjadi binaan PT Pertamina (Persero) kini menjalani serangkaian pembekalan khusus guna mempersiapkan diri menghadapi pertemuan bisnis dengan calon pembeli dari dalam dan luar negeri. Kegiatan ini merupakan bagian dari program berkelanjutan Pertamina SMEXPO yang dirancang untuk membantu UMK naik kelas, memperluas akses pasar, serta memperkuat kapasitas operasional dan pemasaran. Seluruh peserta terpilih akan dilibatkan dalam business matching di ICE BSD, Tangerang, pada Oktober 2026, sebagai wadah strategis untuk menjalin kerja sama dengan korporasi nasional dan internasional.

Untuk memperkuat kesiapan peserta, Pertamina menggelar webinar bertajuk "Kiat Memenangkan Pembeli dalam Lima Menit" pada Jumat, 18 September 2026. Kegiatan ini menekankan pentingnya kualitas presentasi, komunikasi efektif, dan profesionalisme dalam setiap interaksi bisnis. VP Corporate Communication Pertamina, Muhammad Baron, menegaskan bahwa pendampingan tidak hanya berfokus pada akses pasar, tetapi juga pada peningkatan kapasitas usaha secara menyeluruh, termasuk standarisasi produk, pengelolaan merek, pemanfaatan teknologi, dan strategi pemasaran digital.

Baron menekankan bahwa keberhasilan UMK di pasar global tidak hanya ditentukan oleh kualitas produk, tetapi juga oleh kemampuan menjalin kepercayaan melalui komunikasi yang efektif. “Kesiapan menghadapi pasar kompetitif harus dibangun dari fondasi kuat: kualitas produk, profesionalisme komunikasi, dan pemahaman mendalam terhadap kebutuhan calon mitra,” ujarnya dalam siaran pers Senin, 28 September 2026. Ia berharap peserta mampu memanfaatkan setiap kesempatan bisnis untuk memperluas jaringan, meningkatkan kapabilitas, dan membuka akses pasar hingga tingkat internasional.

Pelatihan yang digelar oleh praktisi komunikasi sekaligus Puteri Indonesia Pendidikan 2009, Zukhriatul Hafizah atau Fiza, mengajarkan peserta tentang pentingnya kesan pertama, bahasa tubuh, kontak mata, serta kemampuan mendengarkan secara aktif. Fiza menyoroti bahwa dalam pertemuan bisnis, kredibilitas diri dan kejujuran dalam penyampaian informasi menjadi kunci utama. Ia juga menekankan perlunya menjaga kerahasiaan informasi, menghargai lawan bicara, serta menawarkan solusi nyata yang sesuai dengan kebutuhan calon pembeli. Keterampilan ini, menurutnya, juga harus diaplikasikan dalam komunikasi digital untuk menjaga citra merek di platform online.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya