Jumat, 2 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Irwan Meilano Resmi Jadi Wamen KP, Fokus Percepat Program Prioritas

Pelantikan Irwan Meilano sebagai Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan didorong untuk mempercepat eksekusi enam program prioritas nasional dengan pendekatan berbasis data dan manfaat nyata bagi masyarakat.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Jumat, 2 Oktober 2026, 12.04 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Irwan Meilano Resmi Jadi Wamen KP, Fokus Percepat Program Prioritas📷 CNBC Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Pelantikan Irwan Meilano sebagai Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara menandai dimulainya era baru dalam penataan kebijakan sektor kelautan dan perikanan. Dengan latar belakang akademisi dan pengalaman dalam riset, Meilano diharapkan menjadi motor penggerak transformasi yang berfokus pada efektivitas program dan keberlanjutan hasil kerja lapangan. Menteri Sakti Wahyu Trenggono menegaskan bahwa waktu menjadi faktor krusial dalam menyelesaikan berbagai program strategis yang telah ditetapkan.

Enam program prioritas nasional (PKPN) yang kini menjadi fokus utama meliputi Kampung Nelayan Merah Putih, budidaya perikanan tematik, swasembada garam, revitalisasi tambak di Pantura, budidaya udang terintegrasi di Waingapu, serta modernisasi kapal perikanan. Setiap program telah dilengkapi satuan tugas (satgas) khusus yang rutin dievaluasi. Trenggono menekankan bahwa hasil yang diharapkan bukan sekadar infrastruktur fisik, melainkan manfaat langsung yang dirasakan oleh nelayan dan pelaku usaha perikanan di tingkat lokal.

Untuk memastikan keberlanjutan dan kualitas output, Trenggono menyoroti pentingnya penguatan sektor pendidikan dan riset. Ia menargetkan Politeknik KKP dan Ocean Institute of Indonesia (OII) menjadi pusat unggulan (Center of Excellence) yang menghasilkan lulusan siap kerja sesuai standar industri nasional maupun global. Kehadiran Irwan Meilano dinilai akan mempercepat integrasi antara riset terapan, pengembangan kurikulum, dan penggunaan data dalam perencanaan kebijakan.

Meilano sendiri menegaskan tiga prinsip utama dalam pendekatannya: keterbukaan data sebagai dasar pengambilan keputusan, pengukuran manfaat program secara objektif, serta pendekatan kolaboratif dalam menyelesaikan tantangan struktural. Ia menekankan bahwa keberhasilan tidak diukur dari jumlah bangunan yang dibangun, melainkan dari dampak nyata terhadap kesejahteraan masyarakat dan kinerja sistemik sektor perikanan.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya