Jumat, 2 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Wamenkeu Baru Dilantik, LHKPN Ungkap Kekayaan Rp52,8 Miliar dan Rp4,7 Miliar

Dua wakil menteri keuangan baru resmi dilantik, dengan rincian harta kekayaan bersih mencapai Rp52,8 miliar dan Rp4,7 miliar berdasarkan LHKPN 2025.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Jumat, 2 Oktober 2026, 09.02 WITA·👁 1 orang membaca· 1 hari ini · 4x dibuka
Wamenkeu Baru Dilantik, LHKPN Ungkap Kekayaan Rp52,8 Miliar dan Rp4,7 Miliar📷 Sindonews

Kendari, ıNarasikita - Presiden Prabowo Subianto secara resmi melantik Luky Alfirman dan Nurkholisoh Ibnu Aman sebagai Wakil Menteri Keuangan dalam upacara di Istana Merdeka, Kamis (1/10). Pelantikan ini menambah komposisi jajaran pimpinan Kementerian Keuangan yang kini dipimpin oleh Menkeu Suahasil Nazara beserta Wakil Menteri Juda Agung. Kedua pejabat baru ini telah menyerahkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) periode 2025 kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Februari 2026, dengan posisi data terakhir hingga 31 Desember 2025.

Luky Alfirman, mantan Direktur Jenderal Anggaran Kemenkeu, tercatat memiliki kekayaan bersih senilai Rp52,827 miliar tanpa beban utang. Porsi terbesar dari total harta tersebut berasal dari kas dan setara kas sebesar Rp23,099 miliar (43,7%), diikuti surat berharga senilai Rp15,035 miliar (28,5%) dan aset tanah serta bangunan sebesar Rp13 miliar (24,6%). Properti miliknya terdiri dari tiga unit tanah dan bangunan di Jakarta Selatan dan Bandung, dengan nilai total mencapai Rp13 miliar. Ia juga melaporkan empat kendaraan bermotor, termasuk Toyota Avanza 2023, serta harta bergerak dan lainnya senilai Rp1,143 miliar.

Di sisi lain, Nurkholisoh Ibnu Aman melaporkan total harta kotor sebesar Rp6,393 miliar, setelah dikurangi utang sebesar Rp1,691 miliar, menyisakan kekayaan bersih sebesar Rp4,702 miliar. Aset terbesar miliknya adalah tanah dan bangunan senilai Rp3,42 miliar (53,5%), diikuti kas dan setara kas sebesar Rp2,91 miliar (45,5%). Ia memiliki tujuh bidang tanah dan bangunan, termasuk properti di Jakarta Pusat bernilai Rp1,61 miliar, dua warisan di Magelang, serta satu aset warisan di luar negeri senilai Rp715 juta. Pada sektor transportasi, ia hanya mencatatkan satu sepeda merek Polygon tahun 2017 senilai Rp800 ribu dan harta bergerak lainnya sebesar Rp62 juta.

Perbandingan kekayaan antara keduanya menunjukkan perbedaan signifikan, dengan kekayaan bersih Luky Alfirman mencapai 11,2 kali lipat dari Nurkholisoh Ibnu Aman. Angka-angka tersebut merupakan data resmi yang diungkap melalui LHKPN periodik 2025 dan menjadi bagian dari transparansi penyelenggaraan negara. Laporan ini menegaskan kembali komitmen penyelenggara negara dalam mempertanggungjawabkan aset dan kekayaan secara terbuka.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya