Polisi Buka Ruang Ulangi Penyidikan Jika Ada Bukti Baru Kasus Kematian Sutrimo
Polda Metro Jaya menyatakan akan kembali mengusut kematian Sutrimo jika muncul bukti baru, meski hasil penyelidikan hingga ekshumasi tidak temukan tanda kekerasan atau zat berbahaya.
Redaksi iNarasikita·Jumat, 2 Oktober 2026, 09.01 WITA·👁 1 orang membaca· 1 hari ini · 4x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Penyidik Polda Metro Jaya menegaskan bahwa kasus kematian Sutrimo tetap terbuka untuk dievaluasi ulang jika ditemukan bukti baru atau novum yang muncul di masa depan. Keputusan ini diambil setelah melalui serangkaian proses penyelidikan, termasuk ekshumasi dan pemeriksaan saksi, yang tidak mengungkap adanya indikasi tindak pidana dalam kematian korban.
Hasil ekshumasi menjadi dasar utama dalam penyusunan pendapat penyidik, yang menyimpulkan tidak ditemukannya tanda-tanda kekerasan fisik maupun zat beracun sebagai penyebab kematian. Hal ini diperkuat dengan keterangan dari saksi dan barang bukti yang telah dikumpulkan selama proses penyidikan awal. Dengan demikian, secara hukum, tidak ada alasan untuk menjerat pihak tertentu dalam kasus tersebut.
Namun, Wakil Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, AKBP I Dewa Anom Danujaya, menegaskan bahwa prinsip hukum tetap mengakomodasi kemungkinan penyidikan ulang. “Jika di kemudian hari muncul bukti baru yang relevan, proses penyidikan dapat dilakukan kembali sesuai aturan hukum,” tegasnya dalam konferensi pers. Keberadaan mekanisme ini menunjukkan komitmen institusi kepolisian terhadap keadilan yang terbuka dan dinamis.
Hasil otopsi yang dipimpin oleh Ketua Tim Ekshumasi, Ahmad Yudianto, menyatakan penyebab kematian Sutrimo adalah penyakit jantung iskemik. Ia juga menjelaskan bahwa busa putih yang keluar dari mulut korban saat ditemukan dalam kondisi tidak sadar berkaitan dengan edema paru akut—keadaan medis yang disebabkan penumpukan cairan di paru-paru dan mengganggu saluran pernapasan. Fenomena ini, menurut Yudianto, merupakan penjelasan ilmiah yang konsisten dengan kondisi klinis korban.
Kematian Sutrimo terjadi pada 23 Juli di halaman Klinik Mordent, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Ia ditemukan dalam keadaan tidak sadarkan diri dan langsung dirujuk ke RS Muhammadiyah Taman Puring menggunakan ambulans. Proses pemeriksaan medis dan hukum yang dilakukan pihak kepolisian telah selesai, tetapi tetap terbuka untuk peninjauan ulang jika ada informasi baru yang muncul.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Kapolri Baru Diuji Kinerja di Tengah Warisan Pelanggaran HAM
Pelantikan Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri diikuti sorotan tajam terhadap kultur kekerasan dan jejak pelanggaran HAM selama era sebelumnya.
2 Oktober 2026

Kolonel TNI Didakwa Gunakan Narkoba dari Pacar yang Jadi Pemasok
Kolonel TNI Cba Harfan Bahar divonis atas dugaan kepemilikan sabu-sabu dan ekstasi yang dikirim dari pacarnya sendiri, Januwati, melalui proses penyelundupan di bandara.
2 Oktober 2026

Penyelundupan Mesin Pesawat Rp30 Miliar Dibongkar di Batam
Tiga mesin pesawat bekas bernilai total Rp30 miliar yang diselundupkan dari Singapura ke Batam berhasil diamankan polisi, diduga akan dikirim ke Jakarta melalui modus pengiriman konstruksi.
2 Oktober 2026

Pengadilan AS Uji Kebijakan Tarif Global Trump
Pengadilan Perdagangan Internasional AS menguji legalitas tarif terhadap 60 negara yang diberlakukan menggunakan Pasal 301, setelah gugatan dari kelompok usaha kecil dan 25 negara bagian menilai kebijakan itu melampaui wewenang presiden.
1 Oktober 2026
Berita Lainnya

Avengers: Endgame Encore Siap Hadir dengan Konten Baru
Jumat, 2 Oktober 2026, 09.06 WITA

Lobang Buaya: 309 Hari Sebelum Tragedi
Jumat, 2 Oktober 2026, 09.06 WITA

Jim Hanson dan Perjalanan Menyelamatkan Anak Kecil di Perbatasan
Jumat, 2 Oktober 2026, 09.06 WITA

Komnas Anak Laporkan Bigmo atas Dugaan Eksploitasi Anak dalam Konten Vape
Jumat, 2 Oktober 2026, 09.05 WITA

Fjord dan NAZA Hadir di Jakarta World Cinema 2026
Jumat, 2 Oktober 2026, 09.05 WITA

Warga Rusun 609: Teror Arwah dan Perjuangan Bertahan di Tengah Ancaman Penggusuran
Jumat, 2 Oktober 2026, 09.05 WITA

<Anything But Ghosts Siap Guncang Bioskop Mei 2027>
Jumat, 2 Oktober 2026, 09.05 WITA

Keluarga Tak Setuju Hartnett Bintangi Verity, Reaksi Anak 12 Tahun Bikin Terkejut
Jumat, 2 Oktober 2026, 09.05 WITA

