Kamis, 1 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

BEI Ungkap Konsentrasi Saham Ekstrem di MSJA

BEI mengungkap bahwa 98,62% saham PT Multi Spunindo Jaya Tbk dikuasai oleh sejumlah pemegang saham terbatas per 25 September 2026, menimbulkan catatan konsentrasi kepemilikan tinggi.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Kamis, 1 Oktober 2026, 09.03 WITA·👁 1 orang membaca· 1 hari ini · 5x dibuka
BEI Ungkap Konsentrasi Saham Ekstrem di MSJA📷 CNBC Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat adanya tingkat konsentrasi kepemilikan saham yang sangat tinggi pada emiten PT Multi Spunindo Jaya Tbk (MSJA), dengan sekitar 98,62% dari total saham dalam bentuk warkat dan tanpa warkat dikuasai oleh sekelompok pemegang saham tertentu. Temuan ini muncul berdasarkan hasil pemantauan rutin terhadap kriteria kepemilikan saham terkonsentrasi tinggi (High Shareholding Concentration), yang diterapkan sebagai bagian dari upaya meningkatkan transparansi pasar modal.

Meski demikian, BEI menegaskan bahwa status konsentrasi tinggi tidak otomatis mengindikasikan pelanggaran aturan. Penetapan tersebut hanya menjadi catatan sistemik untuk memastikan kesehatan struktur kepemilikan dan keterbukaan pasar. Perusahaan ini bergerak di bidang industri nonwoven, menghasilkan bahan baku utama untuk produk kesehatan seperti pembalut dan popok, serta digunakan dalam sektor konstruksi dan pertanian.

Seiring dengan reformasi pasar modal, BEI memperkuat ambang batas free float dari sebelumnya 7,5% menjadi 15% secara bertahap, dengan target akhir pencapaian pada 31 Maret 2026. Direktur Utama BEI, Jeffrey Hendrik, menjelaskan bahwa penerapan aturan baru ini dilakukan secara progresif, disertai pemantauan berkelanjutan dan pendampingan kepada emiten agar mampu memenuhi standar kecukupan likuiditas dan keterbukaan pasar.

Tujuan utama dari kebijakan ini adalah memperkuat daya tarik investasi dan memastikan efisiensi pasar. Dengan meningkatkan free float, diharapkan lebih banyak investor dapat berpartisipasi, menurunkan risiko volatilitas harga, serta meningkatkan kepercayaan pasar terhadap perusahaan tercatat. MSJA kini berada dalam proses penyesuaian struktur kepemilikan untuk memenuhi ketentuan tersebut.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya