Kamis, 1 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Kopilot Flydubai Diduga Serang Kapten, Pesawat Darurat di Tabuk

Pesawat Flydubai dengan 174 penumpang terpaksa mendarat darurat di Tabuk setelah kopilot diduga menikam kapten dan berusaha mengambil alih kendali, aksi yang digagalkan penumpang dan awak kabin.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Kamis, 1 Oktober 2026, 09.05 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 3x dibuka
Kopilot Flydubai Diduga Serang Kapten, Pesawat Darurat di Tabuk📷 CNBC Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Penerbangan FZ1073 dari Dubai menuju Tel Aviv, yang menggunakan pesawat Boeing 737 MAX 8, mengalami insiden serius saat berada di ketinggian tinggi di atas wilayah Arab Saudi. Menurut laporan resmi, terjadi bentrokan fisik antara kapten dan kopilot di kokpit, yang berujung pada luka akibat tusukan pada kapten. Kejadian ini memicu penurunan drastis ketinggian pesawat hampir 14.000 kaki dalam waktu kurang dari 30 detik, memicu alarm keadaan darurat.

Kontrol pesawat sempat terancam keluar dari kendali, namun aksi penumpang dan awak kabin yang menyusup ke kokpit berhasil menghentikan kopilot yang diduga melakukan tindakan kriminal. Kapten yang terluka tetap mampu membuka pintu kokpit untuk memungkinkan intervensi, sementara sejumlah penumpang dan dua pilot lain yang sedang berada di kokpit membantu menahan pelaku. Setelah keadaan terkendali, pesawat dialihkan ke Bandara Tabuk dan mendarat sekitar pukul 09.45 waktu setempat.

Kedua pilot ditemukan dalam kondisi luka dan segera dirawat di rumah sakit setempat. Seluruh penumpang, sebagian besar warga Israel, dilaporkan selamat tanpa cedera serius. Sinyal darurat yang dikirim pesawat menunjukkan indikasi gangguan ilegal, dan data penerbangan menunjukkan perubahan arah mendadak menuju wilayah Arab Saudi sebelum mendarat. Otoritas setempat memastikan tidak ada korban jiwa dan semua penumpang telah dipulangkan ke Israel dengan pesawat pengganti.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyatakan bahwa kopilot yang diduga bertindak sebagai pelaku telah ditangkap dan menjalani pemeriksaan oleh otoritas Arab Saudi. Ia menilai insiden ini sebagai ancaman keamanan serius. Menteri Keamanan Nasional Israel, Itamar Ben Gvir, menyebut tindakan tersebut sebagai upaya terorisme yang bertujuan menjatuhkan pesawat dan membunuh warga Israel. Namun, Flydubai menekankan pentingnya menunggu hasil penyelidikan resmi sebelum menyimpulkan motif pelaku, karena penyelidikan masih berlangsung.

Insiden ini memicu langkah antisipatif dari otoritas Israel, termasuk peningkatan standar pemeriksaan keamanan terhadap pilot yang menerbangkan pesawat ke negaranya. Langkah ini diambil sebagai upaya mencegah kejadian serupa di masa depan, sekaligus menegaskan komitmen terhadap keselamatan penerbangan internasional.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya