Kamis, 1 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Kecepatan dan Stabilitas Jadi Kunci Pilihan Aplikasi Perbankan Digital

Survei menunjukkan kecepatan transaksi dan stabilitas sistem jadi faktor utama pengguna memilih aplikasi bank digital, di atas fitur atau kemudahan navigasi.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Kamis, 1 Oktober 2026, 09.07 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 3x dibuka
Kecepatan dan Stabilitas Jadi Kunci Pilihan Aplikasi Perbankan Digital📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Sebuah penelitian terbaru mengungkap bahwa kriteria utama yang menentukan preferensi pengguna terhadap aplikasi perbankan digital bukanlah jumlah fitur, melainkan kecepatan proses dan kestabilan sistem saat digunakan. Dalam survei yang dilakukan oleh Ipsos Indonesia, sebanyak 71 persen responden menyatakan bahwa kemudahan dan kelancaran transaksi menjadi alasan utama memilih layanan perbankan digital. Hal ini menunjukkan pergeseran fokus dari fitur kompleks menuju pengalaman pengguna yang efisien dan tanpa hambatan.

Selain kecepatan, faktor lain yang turut menentukan kepuasan pengguna adalah kemudahan pembukaan rekening, yang disebut oleh 57 persen responden sebagai pertimbangan penting. Sementara itu, 66 persen menilai kelengkapan produk dan fitur transaksi juga penting, namun tetap kalah dari aspek kinerja sistem. Kemudahan antarmuka pengguna, meski menjadi pertimbangan, hanya menjadi poin pendukung dibandingkan performa teknis yang menunjang aktivitas harian.

Menurut Managing Director Ipsos Indonesia, Hansal Savla, pengalaman digital yang mulus kini menjadi standar baru dalam layanan perbankan. “Ketika aplikasi perbankan menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari, pengguna tidak hanya menginginkan akses digital, tetapi juga pengalaman yang stabil, responsif, dan dapat diandalkan,” ujarnya. Ia menekankan bahwa performa aplikasi, termasuk kecepatan respon dan minimnya gangguan, menjadi elemen krusial dalam membangun kepercayaan pengguna.

Data dari Bank Indonesia menunjukkan tren pertumbuhan pesat dalam transaksi digital, dengan volume mencapai 5,5 miliar transaksi pada Juli 2026—naik 28,69 persen dibanding tahun sebelumnya. Transaksi melalui aplikasi mobile tumbuh 24,25 persen secara tahunan, sementara transaksi QRIS melonjak 82,42 persen, didorong oleh peningkatan jumlah pengguna dan merchant. Di tengah lonjakan ini, pengguna semakin selektif, memilih platform yang tidak hanya menyediakan fitur, tetapi juga berjalan lancar tanpa hambatan.

Dalam evaluasi performa, SeaBank mendapatkan penilaian paling positif dari pengguna, baik dari sisi kecepatan maupun kemudahan pemahaman tampilan. Sebanyak 56 persen responden menyatakan puas dengan antarmuka SeaBank, disusul Allo Bank (52 persen) dan Bank Jago (50 persen). Penilaian ini menunjukkan bahwa meski fitur penting, keberhasilan aplikasi digital ditentukan oleh kinerja teknis dan pengalaman pengguna yang utuh.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya