Minggu, 27 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

KAI Tarik 7 KRL iE305 untuk Perbaikan Menyeluruh di Depok

Tujuh unit KRL seri iE305 ditarik dari operasional untuk menjalani General Check Up di Dipo Depok guna memastikan keselamatan dan kinerja optimal sebelum kembali berlayanan.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Minggu, 27 September 2026, 15.21 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
KAI Tarik 7 KRL iE305 untuk Perbaikan Menyeluruh di Depok📷 CNBC Indonesia

Kendari, ıNarasikita - PT Kereta Api Indonesia (Persero) melakukan penarikan sementara terhadap tujuh rangkaian Kereta Rel Listrik (KRL) seri iE305 untuk menjalani proses perawatan menyeluruh di Dipo Kereta Depok, Jawa Barat. Penarikan ini dilakukan sebagai bagian dari program pemeliharaan rutin yang bertujuan menjamin keandalan dan keselamatan operasional. Semua rangkaian yang ditarik merupakan hasil produksi PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA dan telah beroperasi secara intensif dalam layanan KAI Commuter.

Proses General Check Up (GCU) melibatkan tim teknis dan pengawas kualitas dari INKA yang bekerja secara sinergis dengan pihak KAI. Pemeriksaan mencakup seluruh sistem utama kereta, mulai dari sistem kelistrikan, rem, suspensi, hingga sistem kontrol operasional. Tidak hanya dilakukan secara visual, namun juga melalui pengujian fungsional terhadap komponen kritis yang berdampak langsung terhadap kinerja dan keamanan perjalanan penumpang.

Setiap rangkaian harus melewati serangkaian tahapan penilaian sebelum dinyatakan layak kembali beroperasi. Proses ini mencakup pemeriksaan mendalam, pengujian di bawah beban kerja, serta verifikasi terhadap standar keselamatan yang telah ditetapkan. Menurut pernyataan dari pihak INKA, tujuan utama dari langkah ini adalah memastikan bahwa semua sistem berfungsi dalam kondisi optimal, tanpa adanya risiko gangguan selama beroperasi di lintasan.

Kegiatan ini menegaskan komitmen bersama antara KAI dan INKA dalam menjaga kualitas sarana transportasi massal. Dengan dilakukannya pemeliharaan menyeluruh, diharapkan tidak terjadi gangguan teknis selama masa operasional, sehingga pelayanan kepada penumpang tetap dapat berjalan lancar dan aman. Proses ini juga menjadi bagian dari standar operasional yang diterapkan secara konsisten untuk semua rangkaian KRL yang beroperasi di wilayah Jabodetabek.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya