Minggu, 27 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Ledakan Gas Hancurkan Apartemen di Pusat Athena, 6 Tewas

Enam orang tewas akibat ledakan hebat di apartemen dua lantai di kawasan wisata ikonik Athena, diduga akibat kebocoran gas, termasuk empat warga negara AS.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Minggu, 27 September 2026, 15.21 WITA·👁 1 orang membaca· 1 hari ini · 3x dibuka
Ledakan Gas Hancurkan Apartemen di Pusat Athena, 6 Tewas📷 CNBC Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Sebuah ledakan mengerikan menghancurkan total sebuah bangunan apartemen dua lantai di kawasan Plaka, pusat kota Athena, menewaskan enam orang. Insiden terjadi pada hari Sabtu, menyebabkan runtuhnya struktur bangunan hingga tak tersisa bentuk aslinya. Petugas darurat segera dikerahkan ke lokasi untuk melakukan pencarian dan evakuasi korban di antara reruntuhan beton dan puing-puing tajam.

Menurut wali kota setempat, penyebab ledakan kemungkinan besar berasal dari kebocoran infrastruktur gas yang berlangsung lama di sekitar area tersebut. Sementara itu, pihak Kedutaan Besar Amerika Serikat mengonfirmasi bahwa empat dari enam korban tewas merupakan warga negara AS. Mereka diketahui merupakan wisatawan yang menginap di unit apartemen terpisah dan seharusnya berangkat ke luar negeri pada pukul 15.00 waktu setempat.

Tim penyelamat gabungan, dilengkapi anjing pelacak, kamera inspeksi, dan sensor deteksi kehidupan, melakukan pencarian berkelanjutan hingga seluruh korban berhasil ditemukan. Juru bicara pemadam kebakaran, Vassilis Vathrakogiannis, menyatakan bahwa semua korban ditemukan di bawah tumpukan puing dan langsung dievakuasi ke rumah sakit untuk proses identifikasi.

Lokasi kejadian berada di kawasan bersejarah yang dikelilingi landmark dunia seperti Akropolis dan Kuil Zeus. Ledakan begitu dahsyat hingga menghancurkan sejumlah rumah warga, toko, serta kendaraan yang terparkir di dekatnya. Pecahan kaca dan material bangunan terpental hingga tiga blok dari titik pusat ledakan. Di lokasi, tersisa kerangka logam melengkung, perabot rumah tangga, serta pakaian korban yang tersebar di antara debu beton.

Unit investigasi kriminal pemadam kebakaran kini memeriksa TKP untuk menentukan penyebab pasti ledakan. Beberapa warga setempat melaporkan mencium bau gas menyengat sebelum insiden terjadi, terutama di area yang padat penginapan dan hotel. Keterangan ini kini menjadi fokus penyelidikan.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya