Minggu, 27 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Prabowo Ajak Pakar Bahas Pencegahan Karhutla di Gambut

Presiden Prabowo Subianto mengundang akademisi ke Istana untuk membahas solusi pencegahan kebakaran hutan dan lahan di kawasan gambut serta optimalisasi pemanfaatan lahan.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Minggu, 27 September 2026, 09.04 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 4x dibuka
Prabowo Ajak Pakar Bahas Pencegahan Karhutla di Gambut📷 CNBC Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Presiden Prabowo Subianto secara langsung mengundang sejumlah akademisi dan pakar ke Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Kamis (24/9/2026), dalam upaya mencari solusi konkret atas persoalan kebakaran hutan dan lahan yang terjadi secara berulang di kawasan gambut. Pertemuan yang digelar malam hari itu menjadi forum diskusi terbuka untuk menyelaraskan kebijakan dengan masukan ilmiah, terutama dalam konteks pencegahan musim kemarau.

Dalam paparannya, Prabowo menyampaikan urgensi mengatasi karhutla dengan pendekatan berbasis data dan pengetahuan akademik. Ia menekankan dua fokus utama: pertama, langkah terbaik untuk mencegah kebakaran di kawasan hutan, khususnya yang terdiri dari tanah gambut; kedua, upaya mengoptimalkan pemanfaatan lahan gambut secara produktif tanpa merusak ekosistem. Ia menegaskan bahwa keberhasilan program pengelolaan lingkungan harus didukung oleh analisis ilmiah yang akurat.

Prabowo juga menyampaikan kekhawatiran terhadap persepsi publik yang menyebut dirinya tidak menghargai para pakar. Ia menegaskan bahwa sikapnya terhadap akademisi selalu penuh hormat. “Jangan salah, saya sangat menghormati pakar. Saya tidak bisa maju tanpa bimbingan ahli,” ujarnya, menambahkan bahwa pengalaman sebagai perwira militer justru mengajarkannya untuk selalu mengedepankan masukan dari para ahli.

Dalam diskusi yang berlangsung intensif, Presiden menyerap berbagai masukan dari para akademisi terkait teknologi pemantauan, pengelolaan air, serta kebijakan tata ruang yang berkelanjutan. Tujuannya adalah menciptakan strategi pencegahan jangka panjang yang dapat diterapkan secara nasional, sekaligus menjaga keseimbangan antara perlindungan lingkungan dan kesejahteraan masyarakat lokal.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya